Hardwareholic – Proyek Smart City Takeshiba di Tokyo berhasil masuk sebagai finalis dalam ajang World Smart City Awards 2025 pada kategori Enabling Technology. Proyek ini dikembangkan oleh Tokyu Land Corporation bersama SoftBank dan Takeshiba Area Management.

Ajang ini merupakan bagian dari Smart City Expo World Congress yang digelar setiap tahun di Barcelona dan dikenal sebagai salah satu event smart city terbesar di dunia.

Berdasarkan data dalam press release, terdapat 462 entri dari 66 negara, dengan sekitar 30 proyek yang berhasil lolos sebagai finalis. Proyek dari Jepang ini menjadi salah satu yang terpilih dan mencatat pencapaian penting sebagai representasi sektor swasta dari Tokyo.

Platform Smart City Berbasis Data Real-Time

Smart City Takeshiba mengandalkan platform kota pintar yang mengintegrasikan berbagai data secara real-time. Data yang digunakan mencakup data gedung, lingkungan, lalu lintas, hingga pergerakan manusia.

Platform ini menghubungkan berbagai perangkat seperti smartphone, digital signage, dan portal kota untuk menyajikan informasi secara langsung kepada pengguna. Dari visual pada halaman 2, terlihat bagaimana sistem ini menjadi pusat integrasi data untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Fokus pada Mobilitas dan Ketahanan Bencana

Teknologi yang diterapkan dalam proyek ini difokuskan untuk menjawab berbagai tantangan kota modern. Salah satunya adalah meningkatkan mobilitas dan mengurangi kepadatan di area publik.

Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Informasi seperti peringatan dini, jalur evakuasi, hingga lokasi shelter dapat disampaikan secara real-time kepada masyarakat.

Dari ilustrasi pada halaman 4, sistem ini bahkan mampu mengirim notifikasi saat terjadi gempa, lengkap dengan panduan tindakan dan lokasi aman terdekat.

Sudah Digunakan Secara Nyata

Proyek ini bukan sekadar konsep, tetapi sudah diterapkan secara langsung di kawasan Takeshiba. Platform ini mampu menjangkau sekitar 30.000 pengguna untuk distribusi informasi dan hingga 50.000 komuter dalam kondisi darurat.

Pendekatan Living Lab juga digunakan, di mana masukan dari masyarakat dan pengunjung dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan secara berkelanjutan.

Siap Jadi Model Smart City Global

Dalam evaluasi yang ditampilkan pada halaman 3, Smart City Takeshiba dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari inovasi teknologi, kolaborasi multi-pihak, hingga kesiapan implementasi di dunia nyata.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam pengelolaan kawasan, proyek ini juga menjadi bagian dari inisiatif Smart Tokyo sejak tahun 2020.

Akan Tampil di Barcelona

Smart City Takeshiba akan dipresentasikan dalam Smart City Expo World Congress 2025 yang berlangsung pada 4 hingga 6 November 2025 di Barcelona.

Partisipasi ini menjadi langkah penting bagi Tokyo untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kota pintar terdepan di dunia.

Smart City Takeshiba membuktikan bahwa konsep kota pintar bukan hanya sekadar wacana. Dengan dukungan teknologi berbasis data real-time dan implementasi nyata di lapangan, proyek ini menjadi contoh bagaimana kota masa depan bisa dibangun mulai dari sekarang.