Pengumuman hari ini meliputi:

  • Sebuah lompatan besar dalam pemrosesan deep learning dengan Habana Gaudi2: Prosesor Gaudi digunakan untuk pelatihan deep learning AI level tertinggi dan dikenal karena kemampuannya untuk membuat pelanggan melatih lebih banyak namun dengan biaya yang lebih sedikit. Diluncurkan hari ini, Habana Gaudi2 dan akselerator Greco AI dibangun pada satu software stack tunggal, Synapse AI, yang mendukung arsitektur yang berbeda-beda secara mudah, memungkinkan end-user untuk memanfaatkan kinerja dan efisiensi prosesor ini. Selain itu, Gaudi2 memberikan performa pelatihan AI untuk key vision dan NLP workload dua kali lebih baik dibandingkan dengan teknologi berbasis A100 di pasar saat ini.1
  • 4th Gen Intel Xeon Scalable membuat standar baru untuk performa modern: Intel melakukan pengiriman perdana SKU dari prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable (dengan code name Sapphire Rapids), hari ini. Ini adalah yang pertama dari banyak SKU, dan selebihnya akan menyusul pada sisa tahun ini. Prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable yang menyajikan kinerja keseluruhan yang luar biasa, akan mendukung DDR5, PCIe Gen5, dan CXL 1.1. dan diperlengkapi dengan akselerator terintegrasi yang baru, yang menghasilkan kinerja hingga 30x lebih baik versus generasi sebelumnya, melalui pengoptimalan software dan hardware untuk beban kerja AI.2 Untuk jaringan telekomunikasi, prosesor ini mampu memberikan peningkatan kapasitas hingga dua kali lipat3 untuk penerapan virtual radio access network (vRAN). Dalam komputasi berkinerja tinggi, prosesor Intel Xeon, yang memiliki code name Sapphire Rapids dengan high bandwidth memory (HBM) akan mendorong memori bandwidth yang tersedia untuk prosesor, super-charging high-performance computing.
  • AI menjadi lebih mudah diakses oleh berbagai perusahaan melalui Project Apollo: melalui kemitraan dengan Accenture, Intel memulai Project Apollo, sebuah program yang akan memberikan lebih dari 30 kit solusi AI open-source kepada perusahaan-perusahaan. Kit Project Apollo ini dirancang secara optimal untuk membuat AI lebih mudah diakses oleh para pelanggan di lingkungan on-premise, cloud, dan edge. Kit Project Apollo pertama akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.
  • Mempersiapkan data center masa depan dengan IPUs: Intel meluncurkan roadmap IPU hingga tahun 2026, menampilkan platform arsitektur FPGA + Intel terbaru (dengan code name Hot Springs Canyon) dan Mount Morgan (MMG) ASIC, serta produk 800GB generasi terbaru. IPU adalah produk khusus dengan akselerasi yang diperkuat untuk kebutuhan komputasi infrastruktur, sehingga memungkinkan bisnis menyelesaikan tugas-tugas dan memecahkan berbagai masalah dengan cepat.
  • Solusi GPU tunggal untuk media transcode, grafis visual, dan inference di cloud: data center GPU Intel, dengan code-name Arctic Sound-M (ATS-M), adalah discrete GPU pertama di industri dengan encoder hardware AV1. ATS-M adalah GPU serbaguna dengan kualitas dan kinerja transcode terdepan, yang menargetkan 150 trillion operations per second (TOPS). Para developer akan dapat dengan mudah mendesain ATS-M dengan sebuah open software stack melalui oneAPI. ATS-M akan tersedia dalam dua form factor dan lebih dari 15 system design dari mitra termasuk Dell Technologies, Supermicro, Cisco, HPE, Inspur dan H3C. Solusi ini akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2022.
  • Prosesor 12th Gen Intel Core HX terbaru untuk hybrid work: Perusahaan melengkapi keluarga prosesor 12th Gen dengan peluncuran prosesor 12th Gen Intel Core HX yang baru. Dirancang bagi para profesional yang membutuhkan kinerja dan fleksibilitas maksimal untuk bekerja di lingkungan hybrid, dan dengan hingga 16 core dan clock speed hingga 5GHz, prosesor Intel Core i9-12900HX adalah platform mobile workstation terbaik di dunia.4

Menyadari bahwa pengguna juga menginginkan fleksibilitas dalam memanfaatkan sumber daya komputasi kapan dan di mana mereka membutuhkannya, Intel mendemonstrasikan konsep pertama dari inisiatif infrastruktur software: Project Endgame. Berbagai aplikasi dapat memanfaatkan layer infrastruktur software yang memungkinkan perangkat memanfaatkan sumber daya komputasi dari perangkat lain yang ada di dalam jaringan, sehingga dapat menyediakan layanan komputasi yang berkelanjutan, berlatensi rendah, dan selalu tersedia. Misalnya, suatu beban kerja GPU yang demanding dan berjalan pada satu perangkat dapat merasakan dan memanfaatkan horsepower pemrosesan grafis tambahan dari mesin yang lebih bertenaga untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Project Endgame sedang dalam pengembangan, dan Intel akan memulai beta testing terhadap milestone pertama teknologi tahun ini.

Pengumuman hari ini juga mencakup tinjauan awal terhadap langkah-langkah yang diambil Intel untuk mengaktifkan model layanan di seluruh ekosistem. Perkenalan layanan Intel On Demand akan membantu perusahaan-perusahaan memenuhi kebutuhan beban kerja yang terus berkembang, keberlanjutan produk, dan peluang-peluang untuk mengembangkan sistem di dekat data. Saat ini ditawarkan melalui mitra terpilih HPE GreenLake, Lenovo TruScale dan Bare Metal Cloud dari PhoenixNAP, Intel memperkenalkan model bisnis konsumsi terbaru yang memungkinkan pelanggan menyelaraskan infrastruktur mereka dengan kebutuhan dan persyaratan bisnis mereka.