Hardwareholic – Ajang teknologi kota pintar terbesar di kawasan Asia, Smart City Summit & Expo (SCSE) 2026 bersama Net Zero City Expo resmi dibuka pada 17 Maret 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center Hall 2. Pameran tahun ini mengusung tema besar transformasi digital dan transformasi hijau sebagai bagian dari strategi Taiwan menuju target Net Zero Emissions 2050 serta pengembangan proyek industri kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Acara ini menjadi momentum penting bagi Taiwan dalam memperlihatkan integrasi antara inovasi teknologi, pengembangan industri, serta tata kelola kota yang berkelanjutan. Melalui pameran ini, Taiwan juga menunjukkan komitmennya untuk menjadi salah satu negara yang memimpin pengembangan ekosistem smart city dan teknologi ramah lingkungan di dunia.
Yang menarik, Smart City Summit & Expo 2026 menghadirkan kolaborasi besar antara tujuh kementerian utama Taiwan bersama 13 pemerintah daerah. Tujuh lembaga tersebut meliputi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ekonomi, Kementerian Transportasi dan Komunikasi, Kementerian Lingkungan, Kementerian Urusan Digital, National Development Council, serta National Science and Technology Council.

Kerja sama lintas kementerian ini menunjukkan pendekatan terpadu yang menggabungkan kebijakan pemerintah, riset teknologi, hingga implementasi langsung di berbagai sektor industri dan layanan publik. Langkah ini juga memperkuat posisi Taiwan sebagai salah satu model pengembangan kota pintar yang tangguh dan berkelanjutan di tingkat global.
Pavilion Net Zero Vision Tampilkan Konsep Kota Berkelanjutan
Salah satu area pameran yang menarik perhatian adalah Net Zero Vision Pavilion yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri Taiwan bersama berbagai mitra industri. Paviliun ini mengusung tema wilayah tangguh dan rumah berkelanjutan dengan menampilkan berbagai solusi teknologi ramah lingkungan.

Beberapa konsep yang ditampilkan mencakup energi hijau berbasis panel surya, efisiensi energi pada bangunan, pengelolaan sumber daya alam sebagai penyerap karbon, gaya hidup rendah emisi, sistem ekonomi sirkular, hingga pengembangan industri ramah lingkungan.
Melalui pameran ini, pemerintah Taiwan ingin memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri dapat mempercepat transformasi menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.































