Ada beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam kunjungan ke gedung Cyber Security and Smart Technology R&D. Salah satunya merupakan dari Digiforen yang merupakan laboratorium yang bergerak di bidang forensik digital. Perusahaan yang satu ini menawarkan beberapa pelayanan seperti mengidentifikasi serangan, melindungi, mendeteksi, merespon, dan terakhir akan memulihkan perangkat yang diserang. ternyata Malaysia merupakan negara yang ditunjuk oleh Digiforen untuk membangun laboratoriumnya di sana untuk memperluas pasarnya di Asia Tenggara.

Selain itu ada pula terdapat juga perusahan dari Leukocyte Lab yang sering masuk dalam sebuah majalah militer di Taiwan. Memiliki pendekatan berbeda, di mana Justru laboratorium ini justru akan menyerang, sehingga mengetahui kelemahan sebuah keamanan suatu lokasi. Selain dianggap efektif, cara ini bahkan dianggap lebih cost effective jika dibandingkan cara lainnya.

Massarow menambahkan bahwa belum semua pelaku industri di Taiwan sadar akan pentingnya keamanan. Apalagi, para pelaku industri dalam skala kecil masih bersifat tradisional. Mereka adalah sasaran empuk bagi para hacker yang bisa merugi karena kerusakan mesin.

Kesimpulannya, Gedung R&D Keamanan Siber dan Teknologi Cerdas adalah simbol komitmen Taiwan terhadap inovasi dan keamanan digital. Dengan berinvestasi dalam teknologi mutakhir dan menyediakan ruang bagi para peneliti terkemuka untuk berkolaborasi, bangunan ini dapat mendorong maju bangsa dan dunia menuju masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan. Bangunan ini merupakan fondasi kesuksesan, mempromosikan inovasi dan kolaborasi sambil mendorong pertumbuhan industri teknologi. .