Hardwareholic – ASUS memperkenalkan UGen Intel Arc Pro B70 32GB GDDR6, kartu grafis profesional yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) dan workstation. Mengandalkan arsitektur Intel Xe2, produk ini menawarkan memori 32 GB GDDR6 dengan ECC serta kemampuan komputasi AI hingga 367 TOPS INT8.
Kehadiran ASUS UGen Intel Arc Pro B70 menambah pilihan perangkat keras bagi pengembang AI, kreator, dan pengguna profesional yang membutuhkan akselerasi GPU untuk menjalankan beban kerja komputasi secara lokal.
Mengandalkan GPU Intel Xe2 dengan 32 Xe-core
ASUS UGen Intel Arc Pro B70 menggunakan GPU berbasis arsitektur Intel Xe2 dengan 32 Xe-core. Kartu grafis ini memiliki Graphics Max Dynamic Clock hingga 2.800 MHz dan performa komputasi FP32 sebesar 22,94 TFLOPS.

Untuk pemrosesan AI, GPU ini dibekali kemampuan hingga 367 TOPS INT8. Kapasitas tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai pekerjaan berbasis AI, termasuk inferensi model dan pemrosesan komputasi yang memanfaatkan akselerasi GPU.
Salah satu keunggulan utamanya adalah penggunaan memori GDDR6 EC 32GBC. Memori tersebut berjalan pada kecepatan 19 Gbps dengan antarmuka 256-bit, sehingga bandwidth mencapai 608 GB/s.
Dukungan ECC (Error-Correcting Code) membantu mendeteksi dan mengoreksi jenis kesalahan data tertentu pada memori. Fitur ini relevan untuk lingkungan workstation dan komputasi profesional yang membutuhkan integritas data.
Dirancang untuk workstation dan komputasi AI
ASUS memosisikan UGen Intel Arc Pro B70 sebagai solusi grafis untuk kebutuhan profesional. Kapasitas VRAM 32 GB memberikan ruang bagi aplikasi yang membutuhkan alokasi memori GPU yang besar, termasuk inferensi AI lokal dan pemrosesan data.

Kartu grafis ini mendukung Intel oneAPI dan OpenVINO, serta kompatibel dengan API grafis dan komputasi seperti DirectX, OpenCL 3.0, OpenGL hingga versi 4.6, dan Vulkan 1.3.
Dengan dukungan tersebut, pengguna dapat memanfaatkan GPU sesuai kebutuhan aplikasi dan lingkungan perangkat lunak yang digunakan. Namun, performa aktual tetap bergantung pada model AI, optimasi perangkat lunak, dan konfigurasi sistem.
Pendingin blower dan konektivitas display
Untuk sistem pendingin, ASUS menggunakan desain blower dengan ketebalan 2 slot. Model ini memiliki dimensi sekitar 267 × 111 mm dan bobot sekitar 1,1 kg, sehingga calon pengguna perlu memastikan kompatibilitasnya dengan ruang pemasangan dan aliran udara di workstation.

Kebutuhan daya total kartu tercatat sebesar 310 W. ASUS merekomendasikan penggunaan power supply 750 W dengan konektor daya 12V-2×6.
Pada sisi konektivitas, kartu ini menyediakan empat keluaran display, terdiri dari tiga DisplayPort 2.1 dengan dukungan UHBR 13.5 dan satu HDMI 2.1b. ASUS mencantumkan dukungan resolusi hingga 7680 × 4320 pada 120 Hz, dengan kemampuan aktual yang bergantung pada konfigurasi dan perangkat tampilan yang digunakan.
Mendukung konfigurasi multi-GPU
Untuk kebutuhan komputasi yang lebih besar, ASUS juga menyoroti penggunaan beberapa kartu grafis dalam satu sistem. Konfigurasi empat GPU secara teoritis menyediakan total kapasitas memori grafis sebesar 128 GB.
Meski demikian, kapasitas gabungan tersebut tidak otomatis berfungsi sebagai satu ruang VRAM tunggal. Pemanfaatannya bergantung pada dukungan perangkat lunak, pembagian beban kerja, dan konfigurasi multi-GPU yang digunakan.
Pendekatan ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengembang atau organisasi yang ingin membangun workstation AI lokal dengan kapasitas komputasi yang dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.
Harga dan ketersediaan
Informasi harga dan jadwal ketersediaan ASUS UGen Intel Arc Pro B70 32GB GDDR6 belum tercantum dalam spesifikasi resmi ASUS yang menjadi acuan artikel ini. Calon pengguna perlu menunggu pengumuman lebih lanjut mengenai harga dan distribusi produk di masing-masing pasar.
Dengan memori 32 GB GDDR6 ECC, kemampuan komputasi AI hingga 367 TOPS INT8, serta dukungan konektivitas profesional, ASUS UGen Intel Arc Pro B70 menjadi opsi yang menarik untuk dipantau di segmen GPU workstation dan akselerasi AI.






























