Hardwareholic.com – Pengalaman menggunakan perangkat digital selama penerbangan kini menjadi salah satu bagian dari perjalanan udara modern. Bukan hanya soal hiburan di dalam kabin, tetapi juga bagaimana penumpang tetap dapat terhubung dengan internet melalui laptop, tablet, maupun smartphone ketika berada di dalam pesawat.
Hal tersebut turut terlihat dalam pencapaian EVA Air pada ajang SKYTRAX World Airline Awards 2026. Maskapai asal Taiwan ini meraih tiga penghargaan peringkat pertama, sekaligus masuk dalam daftar 10 besar untuk sejumlah kategori lainnya, termasuk World’s Best Onboard Wi-Fi di posisi kesembilan.
Penghargaan tersebut menjadi menarik dari sisi teknologi karena konektivitas internet di dalam pesawat semakin menjadi bagian dari pengalaman digital penumpang.
Tiga penghargaan No.1 dari SKYTRAX
Dalam SKYTRAX World Airline Awards 2026, EVA Air mendapatkan posisi pertama untuk tiga kategori, yakni World’s Best Premium Economy Class, World’s Best Premium Economy Class Airline Amenities, serta World’s Most Family Friendly Airline.
Secara keseluruhan, EVA Air memperoleh 18 posisi dalam daftar TOP Ten berbagai kategori pada ajang tersebut.
Selain tiga posisi pertama tersebut, EVA Air juga berada di peringkat pertama untuk Best Premium Economy Class Airline in Asia dan Best Premium Economy Class Onboard Catering in Asia.
Sementara pada kategori yang berkaitan langsung dengan pengalaman teknologi penumpang, EVA Air berada di posisi kesembilan dalam World’s Best Onboard Wi-Fi.
EVA Air juga mempertahankan sertifikasi SKYTRAX 5-Star Airline untuk tahun ke-11 berturut-turut.
Konektivitas Wi-Fi menggunakan jaringan satelit
EVA Air menyediakan layanan inflight Wi-Fi pada sejumlah pesawat yang digunakan untuk penerbangan internasional, termasuk Boeing 787, Boeing 777-300ER, dan Airbus A330-300.
Menurut informasi resmi EVA Air, layanan tersebut menggunakan koneksi satelit untuk transmisi data. Dengan begitu, koneksi internet tetap dapat digunakan ketika pesawat berada di udara, meskipun karakteristiknya berbeda dengan jaringan internet yang biasa digunakan ketika berada di darat.
Dari sisi perangkat, layanan tersebut dapat digunakan melalui berbagai perangkat yang mampu terhubung ke jaringan Wi-Fi, termasuk laptop, tablet, dan smartphone.
Namun, konektivitas di dalam pesawat memang memiliki sejumlah batasan. EVA Air menyebut kualitas koneksi dapat dipengaruhi oleh jumlah pengguna, posisi pesawat, kondisi cuaca, ketersediaan sinyal satelit, serta regulasi wilayah udara yang dilalui.
Artinya, pengalaman menggunakan Wi-Fi di pesawat tidak selalu identik dengan koneksi broadband yang tersedia di darat.





























