Jakarta, Maret 2021 – Rangkaian penyelenggaraan Turnamen PUBG Mobile khusus perempuan, PUBG  Mobile Cyber Arena 2021 Ladies Championship (PMCA 2021) ditutup hari Minggu (21/3) lalu. Babak  penentuan dilakukan melalui tahap Grand Final selama 2 hari berturut-turut pada Sabtu dan Minggu (20  dan 21 Maret 2021). Dari 16 tim yang bertanding, hanya empat tim yang berhak mendapatkan posisi  jawara. 

Keseluruhan pelaksanaan PMCA 2021 sejak awal telah berjalan dengan cukup sengit. Tim unggulan atau  tier 1, satu per satu berguguran sejak babak kualifikasi awal. Nama-nama familiar seperti Bigetron Era,  Alter Ego Dione, Dewa United Grizille dan Eagle 365 harus tersingkir sejak awal. Banyak tim-tim komunitas  lain tampak unggul sejak tahap qualifier. Sistem turnamen ketat yang diterapkan melalui PMCA 2021 membuat nama-nama lain yang tidak diprediksikan sebelumnya muncul secara kuat. Tim-tim tersebut  antara lain Morph Eternity, Aerowolf Zoo dan Grimz Virago. 

Memasuki babak Grand Final, kekuatan Grimz Virago semakin tidak terbendung. Tiga kali Winner Winner  Chicken Dinner (WWCD) berhasil disabet dari total 6 match yang tersedia. Bahkan gelar terminator juga  berhasil diraih oleh salah satu pemain Grimz Virago dengan ID GRIMZxCaroline, Sarah Putri Rahma. Sarah  berhasil mendapatkan total 25 kill di total keseluruhan map. Ditambah lagi, Sarah juga mendominasi 2  map Erangel dengan 9 kill di hari pertama dan 8 kill di hari kedua. 

Pada akhirnya, Grimz Virago berhasil menduduki puncak klasemen dengan total poin 100. Dengan selisih  yang cukup besar sebanyak 17 poin, TPK48 Inbox mengkoleksi total 83 poin dan menyusul di posisi kedua.  Posisi ketiga berhasil diraih oleh tim Johana Andreanne Claudia dkk. dari Luna Nera Esports dengan total  61 poin. 

Sebagai bagian dari serangkaian turnamen pre-SEACA (South East Asia Cyber Arena) tahunan, pertarungan  PMCA 2021 bagi para tim 16 terbaik tidak akan berakhir di sini. Karena mereka akan memiliki kesempatan  untuk kembali bersaing melalui PUBG Mobile Ladies League Season Zero yang akan diselenggarakan Mei 2021. Alvin Gunawan, selaku Vice President Esports UniPin menjelaskan PMCA 2021 salah satu  kesempatan untuk menjaring talenta baru bagi gamers perempuan di Indonesia, 

“Dari sini kita bisa mendapatkan talenta-talenta untuk direkrut oleh tim-tim esports Indonesia di masa  mendatang. Dengan sistem PMCA sebagai bagian dari kompetisi yang berjenjang hingga SEACA, para  gamer perempuan Indonesia juga akan memiliki kesempatan untuk bersaing dengan gamers lain dari  seluruh Asia Tenggara juga,” tambahnya. 

Seluruh kompetisi ini sepenuhnya diselenggarakan oleh Unity (UniPin Community) yang merupakan bagian dari  UniPin, platform top-up game dan konten digital terkemuka di Indonesia. Selain turnamen yang berfokus untuk  gamers perempuan, Unity juga banyak menyelenggarakan turnamen di level mahasiswa dan komunitas.

Leaderboard

Semua informasi terkait aktifitas terbaru UniPin Community secara resmi dapat diakses di Instagram resmi  @unipincommunity.