Jay Subiyakto, OPPO CineFinders, mengatakan, “Figur OPPO Find X3 Pro 5G yang kecil dan ringan, beserta fitur-fitur andalannya membantu saya dalam menangkap obyek bergerak dengan fokus yang cepat dan memungkinkan mengambil gambar dari sudut pandang yang lebih beragam. Ketika harus mengambil momen yang saya inginkan dalam proses tarian sakral Sanghyang Dedari dalam 1 kali take, saya menggunakan lima unit OPPO Find X3 Pro 5G sekaligus untuk stok gambar. Hasilnya sangat mengagumkan karena kelimanya menunjukkan keakuratan warna yang sama, sebuah keunggulan dari fitur 1 Billion Colour. Sebagai seorang seniman, sangatlah penting untuk menghasilkan karya yang otentik dan melalui kolaborasi bersama OPPO Find X3 Pro 5G ini saya harapkan dapat menginspirasi para pembuat film pemula maupun profesional lainnya menghadirkan maha karya yang dapat menerjemahkan karakteristik mereka.”

Riri Riza, OPPO CineFinders, mengutarakan, “Inovasi adalah unsur penting bagi saya, seperti halnya ketika saya harus mengikuti perkembangan teknologi di industri perfilman. Kemajuan teknologi adalah sebuah peluang dengan memaksimalkannya sebagai pendamping dan menyempurnakan karya yang saya produksi. OPPO Find X3 Pro 5G memiliki resolusi tinggi layaknya kamera profesional, membuatnya sebagai perangkat rekam gambar yang ideal untuk pembuatan film. Kecanggihan fitur AI Highlight Video dan AI Scene Enhancement dibuktikan ketika saya menangkap proses transisi waktu dari sore menuju malam dan gambar pada malam hari dengan minim cahaya yang ditampilkan secantik aslinya.” Ketiga film pendek eksklusif OPPO CineFinders ini dapat disimak di Youtube OPPO Indonesia pada 27 Oktober 2021 (Siklus), 29 Oktober 2021 (Dedari), dan 31 Oktober 2021 (You and Me in Low Angle). Garin Nugroho mempersembahkan film pendek ‘Siklus’ dengan format berbeda yaitu vertikal, berkisah tentang seorang gadis penari yang menemukan benda-benda misterius dan melahirkan spirit koreografi baru. Jay Subiyakto mengangkat budaya Bali melalui film ‘Dedari’ yang menceritakan tarian Sanghyang Dedari asal Pulau Dewata yang tergolong sakral dan dianggap sebagai tarian penolak bala atau wabah penyakit. Sedangkan Riri Riza bercerita tentang seorang gadis yang selalu memandang segala sesuatu dari low angle di film ‘You and Me in Low Angle’.































