2. Geekbench 6 (Memory Score)

Pengujian sistem berbasis ASUS TUF Gaming Z790-Plus WiFi dengan prosesor Intel Core i9-13900K dan memori DDR5 6000 MHz CL28 menunjukkan performa komputasi yang sangat solid di berbagai skenario — mulai dari pengujian CPU, AI, hingga GPU melalui OpenCL.

1. Geekbench 6.5.0 – CPU Benchmark

  • Single-Core Score: 3.144
  • Multi-Core Score: 16.864

Hasil ini menunjukkan performa single-core yang tinggi, ideal untuk aplikasi yang masih mengandalkan thread tunggal seperti game dan beberapa software editing ringan. Sementara multi-core score di atas 16 ribu menandakan efisiensi pemanfaatan semua inti (8 Performance Core + 16 Efficient Core) bekerja optimal, cocok untuk rendering, encoding, atau multitasking berat.

2. Geekbench 6.5.0 – OpenCL Benchmark

  • OpenCL Score: 110.024

Dengan skor di atas 110 ribu, sistem ini menunjukkan kinerja GPU yang kuat dalam pemrosesan paralel berbasis OpenCL. Skor ini menunjukkan performa yang siap untuk beban kerja seperti AI acceleration, video rendering, dan gaming berbasis compute task.

3. Geekbench AI 1.5.0 – AI Benchmark

  • Single Precision: 5.481
  • Half Precision: 1.740
  • Quantized Score: 7.706

Hasil pengujian AI menunjukkan kemampuan sistem dalam menangani berbagai presisi model pembelajaran mesin.

  • Single Precision (FP32) memperlihatkan kemampuan dalam model AI yang menuntut akurasi tinggi.
  • Half Precision (FP16) menunjukkan efisiensi pemrosesan ringan dengan sedikit penurunan performa.
  • Quantized Score yang mencapai 7.706 memperlihatkan optimalisasi untuk model AI modern yang lebih ringan dan cepat.

Kombinasi Intel Core i9-13900K, memori DDR5 6000 MHz, dan platform ASUS Z790 menghasilkan performa yang sangat stabil dan bertenaga di semua pengujian.
Baik untuk keperluan gaming high-end, content creation, hingga AI workload, sistem ini memberikan hasil yang impresif.

Secara keseluruhan, hasil benchmark menunjukkan:

  • Performa CPU tinggi dan efisien.
  • Kemampuan GPU yang kompetitif di kelasnya.
  • Dukungan AI yang matang untuk aplikasi modern berbasis machine learning.

3. MemTest86 & HCI MemTest (Stabilitas)

Y-Cruncher adalah software benchmarking dan stress-testing yang dirancang untuk menghitung konstanta matematika seperti pi (π), e, dan lainnya dengan presisi sangat tinggi (hingga triliunan digit). Namun di dunia hardware enthusiast dan overclocker, software ini lebih dikenal sebagai alat stres test yang sangat berat untuk CPU dan memori (RAM).

skor yang di dapat dengan 2 perbeedaan Realtimee dan Normal hasilnya realtimee 27,359 dan normal 27.388

Pada pengujian menggunakan Y-Cruncher, perbedaan hasil antara mode Realtime (27.359 detik) dan Normal (27.388 detik) menunjukkan selisih yang sangat tipis. Ini menandakan sistem memiliki stabilitas tinggi dan efisiensi memori yang baik. Mode realtime memberi prioritas penuh pada perhitungan tanpa gangguan proses lain, sementara mode normal tetap berjalan di bawah beban sistem operasi. Dengan hasil yang hampir identik, dapat disimpulkan bahwa performa DDR5 yang diuji sangat konsisten dan optimal.

Hasil benchmark menunjukkan bahwa iGame Shadow DDR5 6000 CL28 memiliki keseimbangan ideal antara kecepatan, latensi, dan kestabilan.
Baik dalam uji berat Y-Cruncher maupun uji responsif Super PI, modul ini tampil stabil, efisien, dan siap untuk penggunaan ekstrem seperti overclocking atau kebutuhan komputasi tinggi.