Salah satu daya tarik utama dalam pameran tahun ini adalah kehadiran AI CITY Pavilion yang disebut sebagai paviliun kota AI pertama di dunia. Paviliun ini menampilkan konsep Urban Sovereign AI yang dikembangkan bersama oleh Taiwan Smart City Solutions Alliance, ASUS, Foxconn, serta lebih dari 30 mitra industri teknologi.
Konsep tersebut menghadirkan ekosistem lengkap mulai dari infrastruktur komputasi, platform manajemen kota pintar, hingga layanan aplikasi berbasis AI. Teknologi yang ditampilkan mencakup server AI, superkomputer, serta berbagai solusi layanan publik berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi tata kelola kota.

Samson Hu, Chairman Taiwan Smart City Solutions Alliance, menyebut bahwa smart city kini telah memasuki generasi keempat yaitu era AI City. Dalam konsep ini, AI tidak lagi hanya menjadi alat bantu, tetapi menjadi “otak” yang membantu pengelolaan kota secara lebih cerdas dan efisien.
Selain AI City, pameran juga menampilkan ekosistem robot pintar yang semakin berperan dalam kehidupan perkotaan. Robot layanan, Autonomous Mobile Robots (AMR), hingga robot inspeksi dan pemadam kebakaran ditampilkan sebagai bagian dari solusi masa depan untuk layanan publik. Teknologi robot ini dikembangkan untuk berbagai sektor seperti kesehatan, layanan restoran, inspeksi dan penanganan bencana, hingga logistik dan pergudangan.
Pameran ini juga menghadirkan program “City Vision in Action” yang mengangkat berbagai tantangan nyata yang dihadapi kota-kota di dunia. Sebanyak 22 tantangan kota dari 21 kota di 15 negara dipresentasikan dalam program ini, mencakup isu tata kelola kota, transformasi digital, transportasi, energi, hingga layanan sosial masyarakat.
Melalui berbagai forum diskusi, workshop, serta sesi matchmaking antara pemerintah kota dan industri teknologi, program ini bertujuan mengubah visi kota pintar menjadi solusi nyata yang dapat diimplementasikan secara global.
Dengan skala yang semakin besar dan partisipasi global yang terus meningkat, Smart City Summit & Expo 2026 menjadi bukti bahwa Taiwan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi teknologi kota pintar dunia. Kolaborasi antara pemerintah, industri teknologi, dan komunitas global diharapkan mampu membuka peluang bisnis baru sekaligus mendorong terciptanya kota masa depan yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan terintegrasi.































