HardwareHolic.com – Setelah beberapa bulan dilaksankannya International Female Legends (IFL) 2023, ajang kompetisi Free Fire khusus ladies ini mencapai puncaknya. Grand Final yang digelarnya di Mahaka Square, Jakarta, pada Minggu (17/12/2023) mendapat antusias yang tinggi dari para penggemar fire fire.

Mendapat poin yang tinggi pada hari pertama Grand Final, EVOS Harvy yang konsisten di hari kedua Grand Final tetap mengamankan poin tertinggi mereka hingga menjadi juara di International Female Legends (IFL) 2023.
Dengan tim yang beranggotakan Nune, Aletha, Merc, Dsyy, dan Zesya. Berkat kerja sama dan kekompakkan mereka dari hari pertama dan kedua, EVOS Harvy menjadi predator untuk semua tim yang berlaga dan mencatatkan total 205 dari 12 pertempuran.

Mendapat gelar juara pertama, IFL sendiri memberikan prize pool yang tidak kecil, yakni untuk EVOS Harvy mendapat Rp179 juta dari total prize pool yang mencapai Rp 500 juta, sementara itu tim asal Thailand MG Lady membawa pulang Rp70 juta, dan Dewa United Shori mengamankan Rp40 juta.
“Kami sangat senang karena terselenggara IFL Grand Final ini. IFL ini menjadi menarik karena adanya sistem drafting dan juga lebih kompetitif karena menghadirkan tim dari Thailand dan Malaysia. Dan tentu turnamen IFL ini tidak berhenti sampai di sini dan akan terus berlanjut ke season selanjutnya” Ujar CEO Mahaka Gaming Integra (MAGI) Waizly Darwin
“Kedepannya juga memungkinkan kita akan mengadakan turnamen sejenis dengan menghadirkan game lain” Tambah Waizly.

Dengan hadirnya IFL 2023 ini yang merupakan turnamen khusus wanita dalam esports, menjadikan wadah yang aman dan inklusif bagi para pemain perempuan untuk bersaing tanpa hambatan yang mungkin mereka hadapi di kompetisi campuran. Kehadiran International Female Legends (IFL) 2023 juga memberikan inspirasi bagi generasi muda perempuan yang ingin terjun ke dalam esports.































