Mengatasi Tantangan dalam Adopsi Container
ACS dirancang untuk mengatasi kerumitan dalam konfigurasi Kubernetes, pengelolaan sumber daya, dan fleksibilitas sesuai kebutuhan. Dengan mengintegrasikan container dan sumber daya berbasis arsitektur Shenlong dari Alibaba Cloud, ACS memungkinkan skalabilitas maksimum untuk sumber daya komputasi. Solusi ini mampu mengurangi biaya daya komputasi hingga 55%.
“ACS telah mentransformasi layanan orkestrasi container menjadi produk komputasi yang komprehensif. Pengguna hanya membayar kapasitas komputasi yang mereka gunakan,” tambah Jiang.
Produk ini sepenuhnya kompatibel dengan teknologi Kubernetes dan mendukung migrasi mulus ke cloud, baik untuk ekosistem open-source maupun produk yang dikembangkan sendiri. Keunggulan utamanya adalah pengguna dapat terus menggunakan metode manajemen Kubernetes serta format file yang sudah dikenal. Selain itu, pengguna tidak perlu membeli node sebelumnya, cukup mendeklarasikan kebutuhan beban kerja, dan ACS akan mencocokkannya dengan sumber daya komputasi yang diperlukan. Hal ini meminimalkan biaya tambahan dan kebutuhan sumber daya manusia untuk pemeliharaan infrastruktur.
Teknologi Teruji yang Diakui oleh Pelanggan dan Industri
Alibaba Cloud Container Service mendukung berbagai arsitektur dan dapat diterapkan di berbagai lingkungan cloud, termasuk public cloud, private cloud, dan hybrid cloud. Saat ini, layanan Alibaba Cloud Container telah diterapkan di berbagai sektor industri.
Moka, perusahaan SaaS manajemen SDM terkemuka di Cina, telah merasakan manfaat signifikan dari implementasi ACS. Fitur maintenance-free pada Klaster ACS memungkinkan Moka untuk lebih fokus pada prioritas bisnis inti mereka tanpa harus mengelola infrastruktur. Selain itu, kemampuan skala sesuai permintaan dan model pembayaransesuai penggunaan memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan, terutama selama puncak musim perekrutan.
Baru-baru ini, Alibaba Cloud kembali dinobatkan sebagai “Leader dalam Gartner® Magic Quadrant™ 2024 untuk Manajemen Container” selama dua tahun berturut-turut. Portofolio produk yang beragam, penyedia solusi untuk skenario hybrid cloud dan edge, serta dominasinya di ekosistem Alibaba Group dan kepemimpinannya di pasar Cina menjadi faktor utama di balikpengakuan ini.































