Hardwareholic – Cadence Design Systems melalui Tensilica IP Group bekerja sama dengan Analog Devices, Inc. (ADI) mengembangkan arsitektur Digital Signal Processor (DSP) generasi terbaru untuk kebutuhan sistem audio otomotif. Kolaborasi ini menghadirkan teknologi Tensilica DSP ke dalam keluarga prosesor ADSP generasi berikutnya milik ADI, dengan peningkatan performa hingga lima kali lipat dibandingkan prosesor SHARC+ generasi sebelumnya.
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem audio kendaraan yang semakin canggih, terutama seiring meningkatnya kebutuhan pemrosesan suara, kecerdasan buatan (AI), serta pengalaman hiburan yang lebih personal di dalam kabin kendaraan.
Melalui arsitektur DSP terbaru tersebut, ADI memperkenalkan platform ADSP-SC84x/2184x yang membawa sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya, termasuk penggunaan inti prosesor SHARC-FX yang dikembangkan bersama Cadence. Platform ini dirancang untuk menangani pemrosesan sinyal digital konvensional sekaligus beban kerja AI dan machine learning (ML) secara real-time.
Arsitektur SHARC-FX Hadir dengan Peningkatan Performa
Keluarga prosesor ADSP generasi terbaru dikembangkan berdasarkan pengalaman ADI melalui produk ADSP-SC59x/2159x. Pada platform terbarunya, ADI melakukan transisi teknologi manufaktur dari 28nm ke 16nm, yang memungkinkan peningkatan efisiensi daya, frekuensi operasi lebih tinggi, serta tingkat integrasi yang lebih besar.

Salah satu perubahan utama terdapat pada penggunaan inti prosesor SHARC-FX, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pemrosesan audio dan komputasi AI di sektor otomotif.
Arsitektur SHARC-FX mengusung dukungan tipe data yang lebih luas, peningkatan arsitektur VLIW SIMD, pengelolaan cache yang lebih efisien, serta set instruksi yang diperluas untuk menangani pemrosesan sinyal modern dan algoritma AI.
Kombinasi peningkatan arsitektur dan frekuensi operasi tersebut memungkinkan SHARC-FX menghadirkan performa hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan prosesor SHARC+ generasi sebelumnya yang digunakan pada keluarga ADSP-SC59x.
Peningkatan ini membuka peluang penerapan berbagai teknologi audio generasi terbaru, mulai dari personalisasi suara berdasarkan posisi tempat duduk, peredaman kebisingan berbasis AI, asisten suara cerdas, hingga pemrosesan audio generatif berbasis kecerdasan buatan.
Mendukung Pemrosesan AI dan Audio secara Real-Time
Perkembangan sistem hiburan kendaraan kini tidak hanya berfokus pada kualitas reproduksi suara. Sistem audio modern juga membutuhkan kemampuan untuk mengenali perintah suara, memproses lingkungan akustik, serta menyesuaikan keluaran audio berdasarkan kondisi dan preferensi pengguna.
Arsitektur SHARC-FX dirancang untuk menangani kebutuhan tersebut dengan menggabungkan kemampuan DSP tradisional dan komputasi AI dalam satu platform.
Melalui set instruksi yang diperluas, inti SHARC-FX dapat menjalankan model AI secara efisien bersamaan dengan algoritma pemrosesan sinyal digital. Kemampuan ini memungkinkan inferensi audio berbasis jaringan saraf atau neural network dilakukan secara real-time langsung pada perangkat, tanpa harus selalu mengandalkan prosesor utama kendaraan.
Cadence dan ADI juga menghadirkan dukungan terhadap rutin kernel jaringan saraf yang dioptimalkan untuk berbagai kerangka kerja AI dan machine learning, termasuk LiteRT dari Google. Dengan dukungan tersebut, model AI dapat diimplementasikan pada SHARC-FX untuk memperoleh kinerja komputasi yang tinggi dengan konsumsi energi yang lebih efisien dibandingkan ketika dijalankan pada CPU host.
Kemampuan pemrosesan ini juga memungkinkan pengembangan fitur seperti identifikasi genre musik, pemisahan sumber musik (Music Source Separation), serta penghapusan vokal secara real-time. Sementara itu, CPU utama kendaraan dapat tetap difokuskan pada pengelolaan sistem operasi dan fungsi-fungsi penting lainnya.






























