Hardwareholic – Indosat kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses kecerdasan AI di Indonesia. Langkah strategis ini diumumkan dalam ajang global GTC NVIDIA 2026 yang berlangsung di San Jose, California, Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut, Indosat memaparkan kolaborasinya bersama NVIDIA untuk mengembangkan kapabilitas AI nasional melalui pemanfaatan model open-source Nemotron.

Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari visi Indosat dalam mendorong adopsi AI yang inklusif. Perusahaan percaya bahwa perkembangan teknologi AI harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Oleh karena itu, Indosat menghadirkan pendekatan yang menggabungkan teknologi mutakhir, infrastruktur nasional, serta platform digital yang mudah diakses oleh masyarakat luas.

Dengan strategi tersebut, Indosat berupaya menghadirkan manfaat AI secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi ini ditargetkan dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, mulai dari dunia pendidikan di ruang kelas, komunitas kreatif, hingga pelaku usaha dan institusi publik di seluruh Indonesia.

Bangun AI Grid Nasional untuk Pemerataan Teknologi

Sebagai fondasi utama pengembangan ekosistem AI, Indosat saat ini tengah membangun AI Grid terdistribusi di Indonesia. Infrastruktur ini memanfaatkan jaringan data center serta konektivitas yang telah dimiliki Indosat dan tersebar di berbagai wilayah.

Melalui pendekatan distribusi komputasi ini, akses terhadap teknologi AI diharapkan menjadi lebih merata. Para developer, pelaku bisnis, hingga komunitas di daerah dapat mengakses kemampuan komputasi AI dengan lebih cepat dan efisien, tanpa harus bergantung pada pusat teknologi di kota-kota besar.

Selain meningkatkan kecepatan akses, AI Grid ini juga membuka peluang inovasi yang lebih luas. Indosat optimistis bahwa inisiatif ini dapat mendorong lahirnya berbagai solusi AI lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sekaligus mempercepat transformasi digital nasional.

Sahabat-AI, Platform AI untuk Semua

Tidak hanya membangun infrastruktur, Indosat juga menghadirkan platform berbasis aplikasi bernama Sahabat-AI. Aplikasi ini dirancang sebagai solusi praktis untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi AI.

Sahabat-AI tersedia di perangkat Android dan iOS, serta berfungsi sebagai platform terbuka bagi individu maupun organisasi. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI, seperti membantu penulisan, riset, coding, pembuatan gambar, hingga analisis data secara lebih mendalam.

Menariknya, Sahabat-AI dikembangkan dengan pendekatan lokal melalui semangat “Si Paling Indonesia”. Hal ini memungkinkan platform tersebut memahami cara masyarakat Indonesia berkomunikasi, termasuk penggunaan bahasa daerah dan konteks budaya lokal. Dengan demikian, pengalaman penggunaan AI menjadi lebih natural, relevan, dan mudah diterima oleh pengguna di dalam negeri.

Komitmen Indosat untuk AI yang Inklusif

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa perusahaan memiliki visi besar dalam menghadirkan AI yang inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami percaya masa depan AI di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya di kota besar atau oleh industri tertentu. Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia seperti model Nemotron dari NVIDIA, infrastruktur AI nasional kami, dan platform seperti Sahabat-AI, kami ingin membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Vikram.

Melalui kolaborasi global, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan platform lokal, Indosat menunjukkan langkah nyata dalam mempercepat adopsi AI di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing nasional di era digital, tetapi juga memastikan bahwa transformasi teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.