Innergie P400, Power Station Ringkas dengan Output Hingga 195W
Produk yang paling menarik perhatian di area demonstrasi adalah Innergie P400 Power Station.

Dari unit yang dipamerkan, terlihat desain minimalis berwarna putih dengan handle besar di bagian atas sehingga mudah dibawa bepergian. Meski tampil ringkas, perangkat ini membawa kapasitas baterai mencapai 400Wh dengan total output hingga 195W.
Menurut informasi yang dibagikan di booth, power station ini dibekali empat port USB-C yang terdiri dari:
- Tiga port USB-C 45W
- Satu port USB-C 60W
Menariknya, seluruh port USB-C tersebut dapat digunakan baik untuk mengisi perangkat lain maupun mengisi ulang power station itu sendiri. Sistem ini memungkinkan penggunaan secara simultan, sehingga perangkat dapat berfungsi layaknya UPS mini untuk menjaga perangkat tetap menyala ketika sumber listrik utama terputus.
Bagi content creator, fotografer, jurnalis lapangan, maupun pekerja hybrid yang sering berpindah lokasi, kemampuan ini tentu sangat berguna.
Cocok untuk Ekosistem Mobile Working
Tren kerja fleksibel yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan akan sumber daya portabel semakin meningkat.

Laptop modern, smartphone flagship, tablet, kamera mirrorless, hingga perangkat streaming kini mayoritas sudah mengandalkan USB-C Power Delivery. Melihat perubahan tersebut, Innergie tampaknya ingin menghadirkan satu ekosistem daya yang mampu menangani seluruh perangkat tersebut tanpa perlu membawa banyak charger berbeda.
Filosofi ini sebenarnya sejalan dengan slogan yang selama ini digunakan Innergie, yaitu menghadirkan solusi daya yang lebih sederhana dan efisien bagi pengguna. Sebagai brand yang berada di bawah Delta Electronics, Innergie juga mewarisi pengalaman panjang perusahaan induknya dalam teknologi manajemen daya dan efisiensi energi.
Strategi Delta Masuk Lebih Dalam ke Pasar Konsumen
Kehadiran Innergie di COMPUTEX 2026 juga memperlihatkan perubahan strategi Delta Electronics.
Selama ini nama Delta lebih sering dikenal di balik layar sebagai pemasok power supply, adaptor, sistem pendingin, dan infrastruktur data center. Namun melalui Innergie, perusahaan ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen akhir.

Langkah tersebut cukup menarik mengingat pasar aksesori charging saat ini terus berkembang pesat, terutama dengan adopsi USB-C yang semakin luas di berbagai kategori perangkat.
Alih-alih hanya menjual charger konvensional, Innergie mencoba menawarkan pengalaman charging yang lebih terintegrasi melalui kombinasi charger, stop kontak pintar, dan power station portabel dalam satu ekosistem.
COMPUTEX 2026
Walaupun tidak membawa produk AI yang bombastis seperti banyak exhibitor lain di COMPUTEX 2026, Innergie justru menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.

Mulai dari stop kontak dengan USB-C bawaan hingga power station P400 berkapasitas 400Wh, seluruh produk yang dipamerkan menunjukkan bagaimana teknologi daya dapat dibuat lebih praktis, ringkas, dan mudah digunakan.
Area Innergie menjadi pengingat bahwa di balik perkembangan AI dan komputasi generasi berikutnya, kebutuhan dasar seperti pengisian daya yang cepat, aman, dan efisien tetap menjadi bagian penting dari pengalaman teknologi modern
sekian Liputan kami di Booth Innergie , kita tunggu COMPUTEX 2026































