Ke depannya, xR Stage Malaysia by 3Particle akan bekerja sama dengan Experiential Design Team (EDT) yang dipimpin oleh Fariz Hanapiah, Creative Tech Director untuk menjajaki kolaborasi berbasis konten & teknologi untuk industri M&E baik di Malaysia maupun di negara lain, melalui alur kerja real-time 3D dari unreal engine dalam proyek-proyek seperti Metahuman Raya, Arvena dan Silau Maya Alun.
EDT adalah tim khusus yang terhubung ke masa depan dengan xR sebagai intinya. Dengan Fariz Hanapiah sebagai Creative Tech Director, kinerja EDT menunjang Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Mixed Reality (MR) di berbagai titik kontak komunikasi, guna membantu klien dalam meningkatkan keterlibatan pelanggannya melalui tool AR/VR perusahaan. Dan melalui itu semua, EDT hadir untuk membantu klien menciptakan pengalaman pelanggan yang lancar dalam perjalanan offline ke online mereka.
“Panggung xR kami sudah memproduksi lebih dari satu tahun. Selama masa itu, kami terus menyaksikan banyak keunggulan dan keserbagunaan dalam produksi virtual untuk menangkap in-camera VFX dan high-fidelity, shot sinematik dengan volume LED. Teknologi ini benar-benar membentuk ulang seluruh lanskap industri media dan hiburan di Malaysia, kata Carl Loo, Owner dan Founder, Technical Director & Event Strategist di 3Particle Malaysia. “Kami akan terus menjelajah ke masa depan dengan semangat untuk merintis dalam storytelling yang imersif, dan kami berharap bisa berkolaborasi dengan lembaga pendidikan dan berbagai universitas untuk menumbuhkan lebih banyak bakat di industri ini pada tahun-tahun mendatang.”
Sementara di negara tetangga, studio xR imersif pertama di Indonesia, V2 Indonesia, mengubah permainan untuk virtual event dengan software real time. Bulan Oktober 2021, studio spesialis audio visual (AV) membuat terobosan dengan merambah ke xR dengan harapan menambah nilai penawaran terbaru mereka untuk klien industri dan konsumen, serta mendukung hybrid event imersif di masa depan. Sejak saat itu, V2 telah memulai proyek xR pertamanya dengan Gereja Bethel Indonesia (atau dikenal dengan GBI PRJ), rumah ibadah yang berlokasi di Jakarta. Di GBI PRJ, V2 telah membangun studio xR dengan LED sebesar 17x5m, yang didukung oleh software disguise, dan memungkinkan gereja menampung hingga 1.000 jemaat per sesi ibadah.
Selain itu, V2 juga bekerja sama dengan salah satu Youtuber terbesar di Indonesia untuk membangun studio podcast yang dilengkapi teknologi xR. Perusahaan berharap xR dapat membekali para kreatif seni, media TV, biro iklan, dan pembuat konten untuk lebih membebaskan kreativitas mereka dan menghasilkan konten berkualitas yang mutakhir. Rudi Hidayat, Founder dan CEO V2 Indonesia menambahkan, “Saya sangat senang melihat perkembangan produksi virtual di Asia Tenggara yang semakin keren dan efisien. IMxR adalah studio xR pertama di Indonesia, dan saya berharap ini akan menjadi benchmark untuk produksi virtual yang imersif dan terkemuka, serta menjadi wadah para pembuat konten dan rumah produksi di Indonesia.”
“Saya sangat senang melihat tim produksi di Asia Tenggara kini bekerja lebih dekat dan lebih efisien dalam produksi virtual, daripada sebelumnya, dan melihat semua teknologi ini bersatu dengan alur kerja disguise yang terpadu. Masa depan pembuatan film ada di tangan kita, bahkan kini sudah menciptakan peran dan keterampilan baru di pasar,” ujar Nicholas Chan, Regional Sales Manager Disguise Asia Tenggara.































