Beberapa waktu lalu pemerintah Indonesia telah mengisyarakatkan kepada masyarakat untuk melakukan social distancing; termasuk kerja, bahkan beribadah dari rumah terkait pandemic COVID-19. Mengikuti arahan dari pemerintah tersebut, Turnamen GoPay MLBB Campus Championship (GoPay MLCC) pun melanjutkan pertandingan dengan sistem online untuk Top 32, Top 16 dan babak Playoff serta Grand Final.

“Bagi kami, keamanan dan kesehatan para penggemar, pemain, mitra, serta staff kami adalah yang utama. Kami memahami kondisi yang sedang dihadapi oleh negara saat ini. Kami punya tanggung jawab moral untuk membantu pemerintah memerangi pandemi ini”, kata Aswin Atonie, Brand Director Moonton Indonesia.

Aswin menambahkan bahwa Moonton percaya penting untuk berhati-hati di masa ini, namun juga penting bagi kita, sebagai masyarakat Indonesia untuk tidak panik. Pemerintah sudah dan sedang mengambil langkah dan keputusan yang berani, untuk menciptakan situasi dan kondisi yang terbaik bagi kita semua. Kita pun harus tetap jadi berani dan berprestasi selama pandemi ini, walaupun banyak kegiatan atau aktivitas yang mungkin cukup terhambat.

“Berani dan berprestasi di sini maksudnya untuk tetap berani mengambil keputusan atau tindakan yang tepat dan menjaga semangat untuk tetap bisa produktif dan berprestasi bagi negara ini. Contohnya Turnamen GoPay MLCC; walaupun komunikasi serta edukasi mengenai sistem turnamen dalam situasi pandemi COVID-19 sudah kami sampaikan kepada para peserta GoPay MLCC, antusiasme peserta sama sekali tidak terpengaruh”, pungkasnya.

M. Jaya Sahputra, salah satu pemain yang berasal dari tim Universitas Sriwijaya Palembang, menyatakan bahwa dirinya dan tim tetap semangat untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya melalui ajang turnamen GoPay MLCC.

Insyaallah kami tetap semangat dan yakin bisa memberikan penampilan yang terbaik. Kami sudah mendapatkan restu dari orang tua dan kami akan berusaha sebaik mungkin”, ujarnya.

Bukan hanya dari Palembang, Kristian Antonius, salah satu pemain dari tim Universitas Bina Nusantara Jakarta pun menyatakan bahwa timnya masih optimis di tengah pandemi COVID-19.

“Kami sangat memahami kondisi yang sedang Indonesia hadapi saat ini. Namun sebagai tim yang melaju ke babak 16 besar dari ribuan peserta lainnya, kami tetap optimis dan semangat untuk memberikan prestasi yang terbaik bagi universitas kami”, kata Kristian dengan tegas.

Saat ini Turnamen GoPay MLCC sudah memasuki babak 16 besar sebelum kemudian melaju ke babak Playoff dan Grand Final. Sejak Babak 32 Besar, pertandingan sudah dilakukan secara online. Tim Moonton Indonesia sudah mengarahkan para pemain untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah bermain, menggunakan masker bila perlu, dan melakukan social distancing selama pertandingan berlangsung.

Sebagai tambahan, babak Grand Final Turnamen GoPay MLCC yang turut didukung oleh Codashop, Pop Mie, dan Samsung Galaxy A Series ini awalnya direncanakan untuk diadakan di Kota Surabaya pada 4-5 April mendatang. Namun melihat kondisi yang tidak memungkinkan pihak Moonton Indonesia dengan tegas mengambil keputusan terbaik bagi semua pihak. Tidak hanya turnamen, Moonton pun mengarahkan semua kegiatan komunitas resmi juga dilakukan secara online.