Hardwareholic.com – Dalam keynote Intel di COMPUTEX 2026, salah satu sosok yang paling menarik perhatian adalah Alex Katouzian. Mantan petinggi Qualcomm yang kini memimpin divisi Client Computing dan Physical AI Intel tersebut tampil membawakan visi Intel untuk era baru komputasi berbasis AI.
Berbeda dengan presentasi yang hanya berfokus pada spesifikasi prosesor, Katouzian lebih banyak menjelaskan bagaimana Intel Core Ultra Series 3 akan menjadi fondasi bagi AI PC, Edge AI, hingga Physical AI yang diprediksi menjadi pasar bernilai triliunan dolar dalam beberapa dekade mendatang.

Core Ultra Series 3 Jadi Bukti Kebangkitan Intel 18A
Di atas panggung COMPUTEX 2026, Katouzian menegaskan bahwa Intel kini telah memasuki fase penting dengan teknologi manufaktur Intel 18A yang telah masuk tahap produksi massal.
Menurutnya, Core Ultra Series 3 merupakan produk pertama yang dibangun menggunakan proses manufaktur tersebut dan menjadi tonggak penting dalam roadmap Intel. Ia menjelaskan bahwa Intel tidak hanya berhasil menghadirkan prosesor baru, tetapi juga membangun ekosistem produk yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

Intel mengungkapkan bahwa keluarga Core Ultra Series 3 kini telah berkembang ke lebih dari 300 desain perangkat dari berbagai mitra OEM. Sementara lini Core Series 3 yang diperkenalkan pada April lalu telah digunakan pada lebih dari 70 desain perangkat baru. Secara keseluruhan, hampir 400 desain produk telah mengadopsi platform terbaru Intel tersebut.
Bagi Intel, angka tersebut menjadi indikator bahwa pasar masih memberikan kepercayaan besar terhadap platform x86 di tengah meningkatnya persaingan dari arsitektur Arm yang kini semakin agresif memasuki pasar PC.
AI Tidak Lagi Sekadar Fitur Tambahan
Salah satu pesan utama yang berulang kali disampaikan Katouzian adalah bahwa AI kini telah berubah dari sekadar fitur menjadi fondasi komputasi modern.

Menurutnya, Core Ultra Series 3 dirancang bukan hanya untuk menjalankan aplikasi tradisional, tetapi juga untuk menghadirkan pengalaman Agentic AI secara langsung di perangkat pengguna. Intel percaya masa depan komputasi akan dipenuhi oleh AI yang mampu mengambil keputusan, menjalankan tugas, dan membantu pengguna secara lebih mandiri.
Dalam presentasinya, Katouzian menjelaskan bahwa kombinasi CPU, GPU, dan NPU pada Core Ultra Series 3 memungkinkan berbagai workload AI dijalankan secara lokal tanpa selalu bergantung pada cloud.
Pendekatan ini dianggap penting karena pengguna modern membutuhkan respons yang lebih cepat, privasi yang lebih baik, serta efisiensi energi yang lebih tinggi ketika menjalankan aplikasi berbasis AI.































