Hardwareholic – Memasuki hari kedua, Surabaya Marketing Week (SMW) 2025 semakin kaya dengan diskusi strategis yang menghubungkan peran pemerintah, pelaku industri, hingga komunitas bisnis. Mengusung semangat Marketing for Impact, acara ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor serta bagaimana kecerdasan buatan (AI) mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi dan penguatan daya saing Jawa Timur.
Agenda diawali dengan sesi dari Hermawan Kartajaya, Founder & Chair of MCorp, bertajuk Tech War or Trade War: Memahami Tantangan Baru Pemasaran. Ia menegaskan posisi strategis Jawa Timur serta pentingnya adaptasi dan kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan inklusif di tengah dinamika geopolitik dan teknologi.

Dalam sesi inspiratif, Dahlan Iskan, Mantan Menteri BUMN & Founder Harian Disway, menekankan pentingnya standarisasi kualitas nasional yang jelas dan konsisten agar produk Indonesia lebih berdaya saing dan kompetitif di pasar global. Sejalan dengan itu, Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, menegaskan “AI sebagai game changer bagi UMKM, teknologi ini mampu membantu menurunkan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses teknologi untuk memperkuat ekonomi lokal Jawa Timur.”
Alvon Yulius, Founder Avara Custom sekaligus bagian dari Diplomat Entrepreneur Network, menjelaskan bahwa kunci utama terletak pada upaya membangun brand image yang konsisten, kreatif, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga sebuah brand tidak hanya dikenal, tetapi juga dipercaya dan relevan dalam jangka panjang.
Dari perspektif city branding, beberapa kepala daerah dan pejabat daerah turut memberikan arahan strategis. Ir. Mohammad Yasin, M.Si., Kepala Bappeda Jawa Timur, menyoroti digitalisasi perizinan dan pemanfaatan big data sebagai kunci menarik investasi. Sementara itu, Budi Santoso, Kepala Dinas Kominfo Banyuwangi, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi modal utama membangun citra daerah.
Komitmen serupa juga hadir dari Drs. H. M. Sanusi, M.M., Bupati Malang, yang menegaskan roadmap daerahnya menuju sustainable tourism 2030 berbasis teknologi AI dan partisipasi masyarakat. Di sisi lain, Imam Mahmudi, Sekretaris Dinas Kominfo Surabaya, memaparkan arah pembangunan Surabaya menuju kota cerdas yang hijau, inklusif, dan kompetitif di level nasional maupun global.






























