Hardwareholic – Pekan kedua PUBG MOBILE Pro League Indonesia (PMPL ID) Fall 2026 menghadirkan perubahan besar di papan atas klasemen. Jika pada pekan pertama Alter Ego Ares tampil sebagai salah satu tim paling menjanjikan, Week 2 justru menjadi panggung kebangkitan VOIN Chaikery yang berhasil merebut posisi puncak klasemen.

Perubahan peta persaingan ini menjadi sinyal bahwa musim Fall 2026 masih jauh dari kata selesai. Tim-tim komunitas mulai menunjukkan taring mereka, sementara beberapa organisasi besar harus bekerja ekstra untuk menjaga peluang menuju Grand Finals. VOIN Chaikery menutup Week 2 sebagai pemuncak klasemen dengan koleksi 120 poin, sedangkan Alter Ego Ares harus puas berada di peringkat ke-13 dengan 63 poin. Penurunan performa tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang pekan kedua kompetisi. Sebelumnya, Alter Ego Ares sempat dipandang sebagai kandidat kuat juara setelah tampil impresif pada pekan pembuka. Namun konsistensi yang mereka tunjukkan di Week 1 tidak berhasil dipertahankan.

Yang menarik, kebangkitan VOIN Chaikery terjadi di tengah perubahan komposisi tim. Kehilangan pemain penting tidak membuat performa mereka menurun, bahkan peningkatan permainan terlihat cukup signifikan dibandingkan pekan pertama. Salah satu faktor yang paling menonjol adalah kontribusi Hans4you, rekrutan anyar VOIN yang langsung tampil luar biasa.

Hans4you dinobatkan sebagai MVP Week 2 berkat performa agresif dan konsisten sepanjang pertandingan. Ia membukukan 31 eliminasi, 28 knockouts, 6.142 damage, dengan rata-rata waktu bertahan hidup lebih dari 23 menit. Statistik tersebut menggambarkan betapa besarnya pengaruh Hans4you dalam mendorong VOIN menjadi tim paling dominan pada pekan ini.

Di sisi lain, Alter Ego Ares menghadapi tantangan yang tidak ringan. Dengan roster yang dihuni nama-nama besar seperti Rosemary, Zuxxy, dan Snape, ekspektasi terhadap tim ini memang sangat tinggi. Namun tekanan tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi hasil maksimal di Week 2.

Penurunan ke posisi 13 tentu bukan hasil yang diinginkan. Meski demikian, kompetisi PMPL masih menyisakan satu pekan League Stage sehingga peluang untuk bangkit masih terbuka. Fokus utama Alter Ego Ares kini adalah menemukan kembali ritme permainan yang sempat membawa mereka ke papan atas pada pekan pertama.

Salah satu cerita menarik lainnya adalah dominasi tim komunitas di papan atas klasemen. NI9HTMARE, SV Vior, dan ZENOX ID berhasil mengamankan posisi kedua, ketiga, dan keempat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa persaingan PUBG MOBILE Indonesia semakin merata. Tim komunitas kini tidak lagi sekadar pelengkap turnamen, tetapi benar-benar mampu bersaing dengan organisasi besar.

Sementara itu, Bigetron by Vitality dan RRQ Ryu menutup Week 2 di peringkat kelima dan keenam. Kedua tim masih berada dalam jalur persaingan menuju fase akhir kompetisi.

Meski terpuruk di klasemen mingguan, Alter Ego Ares masih berada di posisi yang relatif aman dalam League Rank Points. Mereka menempati peringkat ketiga dengan 17 poin, hanya terpaut dua poin dari Bigetron by Vitality di posisi kedua.

VOIN Chaikery kini memimpin klasemen League Rank Points dengan 20 poin, sebuah lonjakan yang sangat impresif mengingat mereka hanya mengoleksi 5 poin pada Week 1. Kenaikan tersebut membuat peluang VOIN untuk mengamankan tiket menuju Grand Finals semakin besar.

BOOM Esports juga mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan tambahan 5 League Rank Points yang membawa mereka naik ke peringkat ke-12. Sebaliknya, sejumlah tim seperti Stavin Esport, Jeruk 212, Quantum Squad, dan Keepfly Kanzha masih belum mengumpulkan poin dan akan menghadapi tekanan besar pada pekan ketiga.

PMPL ID Fall 2026 menggunakan format hybrid, dengan League Stage berlangsung secara online selama tiga pekan dan Grand Finals digelar secara offline pada akhir Agustus 2026. Pekan ketiga yang berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 diprediksi menjadi fase paling menentukan bagi seluruh peserta.

Melihat dinamika dua pekan pertama, satu hal menjadi semakin jelas: VOIN Chaikery bukan lagi sekadar tim kejutan. Mereka telah menjelma menjadi salah satu kandidat kuat juara PMPL ID Fall 2026, sementara Alter Ego Ares harus segera menemukan solusi jika tidak ingin kehilangan momentum pada saat kompetisi memasuki fase penentuan.