Hardwareholic – Hypernet Technologies resmi meluncurkan TokenKu.ai, sebuah managed AI marketplace yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola penggunaan berbagai layanan kecerdasan buatan (AI) melalui satu platform.

TokenKu.ai mengusung konsep “Satu Gateway untuk Semua Model AI”, dengan menyediakan akses ke lebih dari 120 model AI global melalui satu portal dan sistem kendali terpusat. Platform ini juga menghadirkan mekanisme penagihan dalam rupiah serta faktur pajak resmi untuk kebutuhan perusahaan.

Kehadiran layanan ini tidak lepas dari semakin luasnya pemanfaatan AI di lingkungan kerja. Berdasarkan Global Workforce Hopes and Fears Survey 2025 dari PwC, sebanyak 96% pekerja Indonesia yang menggunakan AI generatif setiap hari merasa produktivitas mereka meningkat.

Sementara itu, studi Unlocking Indonesia’s AI Potential 2026 yang dilakukan Strand Partners untuk Amazon Web Services mencatat bahwa 75% bisnis di Indonesia yang telah mengadopsi AI mengalami peningkatan produktivitas yang terukur. Angka tersebut bahkan mencapai 84% pada perusahaan yang menerapkan agentic AI.

Tantangan Tata Kelola AI di Perusahaan

Meningkatnya penggunaan AI juga melahirkan fenomena Bring Your Own AI (BYOAI). Istilah ini merujuk pada kebiasaan karyawan menggunakan layanan AI secara mandiri tanpa strategi maupun tata kelola resmi dari perusahaan.

Di satu sisi, penggunaan berbagai layanan AI dapat membantu pekerjaan sehari-hari. Namun, tanpa pengawasan yang memadai, perusahaan dapat menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari penggunaan AI yang tidak terkontrol hingga biaya operasional yang sulit dipantau.

Konsumsi token yang tidak terpantau dapat membuat biaya penggunaan AI membengkak. Selain itu, tim keuangan juga harus menghadapi proses rekonsiliasi berbagai tagihan dari penyedia AI internasional yang menggunakan mata uang asing.

CEO Hypernet Technologies, Sudianto Oei, mengatakan bahwa masih banyak perusahaan yang menghadapi tantangan ketika mulai membangun kerangka kerja AI di lingkungan bisnis.

“Banyak perusahaan masih kesulitan dalam merancang kerangka kerja AI. Maka dari itu, TokenKu.ai siap membantu organisasi mengatasi kompleksitas tersebut melalui filosofi ‘Satu Gateway untuk Semua Model AI’,” ujar Sudianto Oei.

Menurutnya, keberadaan TokenKu.ai memungkinkan manajemen memiliki kendali terhadap akses, tata kelola, sekaligus biaya operasional AI. Sementara itu, tim internal perusahaan dapat lebih fokus memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pertumbuhan bisnis.