Hardwareholic – A10 Networks memperkenalkan A10 AI Gateway, sebuah platform kontrol cerdas yang dirancang untuk membantu organisasi mengelola penggunaan kecerdasan buatan (AI) secara terpusat. Solusi ini menghadirkan perutean AI, pengelolaan biaya, keamanan, serta tata kelola dalam satu platform.
A10 Networks mengumumkan A10 AI Gateway pada 18 September 2026 untuk kawasan APAC. Platform tersebut dijadwalkan mulai tersedia pada kuartal keempat 2026.
A10 AI Gateway dikembangkan untuk menangani penggunaan berbagai agen AI, aplikasi, dan model bahasa besar atau Large Language Model (LLM) yang digunakan dalam organisasi. Melalui satu bidang kendali, perusahaan dapat memperoleh visibilitas terhadap penggunaan AI sekaligus mengatur akses, biaya, dan kebijakan penggunaannya.
Tantangan Penggunaan Beragam Model AI
Seiring meningkatnya pemanfaatan AI di lingkungan perusahaan, organisasi mulai mengintegrasikan agen AI dan kemampuan AI generatif ke dalam berbagai aplikasi bisnis.
Namun, penggunaan sejumlah penyedia dan model AI secara bersamaan juga menghadirkan tantangan. Perusahaan perlu mengetahui model AI yang digunakan, biaya yang dikeluarkan, serta memastikan kebijakan tata kelola dan keamanan tetap diterapkan.
Selain itu, kebutuhan pemrosesan AI tidak selalu sama. Sebagian permintaan hanya membutuhkan pemrosesan sederhana, sementara pekerjaan lainnya membutuhkan kemampuan penalaran yang lebih tinggi.
A10 AI Gateway dirancang untuk mengelola kondisi tersebut dengan mengonsolidasikan penggunaan AI dalam satu platform manajemen. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat mengoptimalkan kinerja AI, mengurangi latensi, mengelola aspek keamanan, sekaligus mengendalikan biaya.
Perutean AI Berdasarkan Jenis Permintaan
Salah satu kemampuan yang ditawarkan A10 AI Gateway adalah perutean cerdas.
Platform ini mengevaluasi kompleksitas dan jenis setiap permintaan sebelum menentukan model AI yang sesuai. Permintaan yang sederhana dapat diarahkan ke model yang lebih hemat biaya, sementara tugas yang membutuhkan penalaran tingkat lanjut dapat diarahkan ke model yang lebih mumpuni.
Pendekatan tersebut memungkinkan organisasi menyesuaikan penggunaan model dengan kebutuhan setiap permintaan, bukan hanya menggunakan satu model untuk seluruh beban kerja AI.
A10 AI Gateway juga dapat menerapkan kebijakan berdasarkan identitas pengguna atau kelompok melalui sinkronisasi dengan sistem direktori lokal yang sudah tersedia.
Sebagai contoh, organisasi dapat menetapkan model AI dan kebijakan penggunaan yang berbeda untuk tim teknik dan tim keuangan.































