Hardwareholic – Extreme Networks mengumumkan ketersediaan secara umum Extreme Agent ONE™ Coworker, generasi terbaru agentic AI untuk jaringan enterprise yang dirancang untuk membantu tim IT memahami kondisi jaringan secara lebih kontekstual.

Produk ini kini tersedia bagi seluruh pelanggan Extreme Platform ONE™ di seluruh dunia sebagai bagian dari langganan. Extreme menyebut Agent ONE Coworker mampu membantu tim IT menyelesaikan masalah hingga 15 kali lebih cepat, sekaligus mendorong pengelolaan jaringan dari pendekatan reaktif menuju perencanaan dan pencegahan secara proaktif.

https://images.openai.com/static-rsc-4/1FJtw_6dgV2ch7V9huVudQvzhTM0uQjiyBQQbfIJc6J3UKEdynG9_6taZ9Fi0jGvVMrwMQElS-KLaVk_kDlPanNPta9vRoJ5K4z-kJoMf1nEseOmVN5eT3N6rQY-WT1bVFLBD20FJ0tiC5y0NDpghRMft2MIsXTNuaPC46Qlti8BDiwNuuRojDl-_8_JP5Ga?purpose=fullsize

Mengandalkan Konteks Jaringan Secara Real-Time

Menurut Extreme Networks, lingkungan enterprise saat ini semakin kompleks. Tim jaringan dapat menghabiskan waktu berjam-jam hingga berhari-hari untuk mengumpulkan informasi dan melakukan troubleshooting, sementara perusahaan juga menghadapi tantangan dalam mendapatkan serta mempertahankan engineer jaringan yang memiliki keahlian khusus.

Berbeda dari analitik prediktif tradisional yang umumnya hanya menunjukkan anomali jaringan, Extreme Agent ONE Coworker menggunakan kemampuan “Nudge” untuk menggabungkan konteks jaringan secara real-time, analisis tren historis, serta kemampuan agentic reasoning.

Informasi dan rekomendasi tersebut diberikan langsung ke dalam workflow tim IT sehingga mereka dapat mengetahui hal-hal penting sebelum melakukan pencarian secara manual.

“Generic AI broadly understands networking. Extreme Agent ONE Coworker understands the intricate details of your network environment, encompassing historical client experience and network performance,” ujar Nabil Bukhari, CTO and President of AI, Extreme Networks.

Ia menjelaskan, konteks tersebut memungkinkan tim tidak hanya melakukan troubleshooting terhadap sebuah tiket, tetapi juga memahami akar permasalahan melalui analisis dan rekomendasi yang terdokumentasi. Extreme juga menegaskan bahwa teknologi tersebut ditujukan untuk memperluas kemampuan para ahli di lingkungan enterprise, bukan menggantikan mereka.