Hardwareholic – Perbincangan mengenai Valve Steam Machine kembali memanas setelah munculnya hasil benchmark baru di Geekbench 6. Kebocoran ini muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai penundaan peluncuran perangkat gaming terbaru dari Valve tersebut.

Sebelumnya, banyak gamer dan pengamat industri mempertanyakan daya saing Steam Machine karena menggunakan spesifikasi yang dianggap mulai tertinggal dibandingkan perangkat gaming modern. Kini, hasil benchmark yang beredar tampaknya semakin memperkuat kekhawatiran tersebut.

Benchmark Valve Steam Machine Muncul di Geekbench

Hasil benchmark yang dibagikan oleh akun X @Olrak29_ memperlihatkan perangkat bernama “Valve Fremont”, yang diyakini sebagai Steam Machine, telah diuji menggunakan Geekbench 6.

Perbandingan ASUS Vivobook S16 dengan sistem Valve Fremont yang diduga adalah Steam Machine

Perangkat tersebut mencatat skor:

  • Single-core: 2.334 poin
  • Multi-core: 7.316 poin

Skor tersebut langsung menjadi sorotan karena terlihat cukup rendah dibandingkan beberapa prosesor laptop modern yang sudah beredar di pasaran.

Dibandingkan Intel Core Ultra, Steam Machine Tertinggal

Sebagai perbandingan, prosesor Intel Core Ultra X7 358H yang digunakan pada ASUS VivoBook S16 berhasil mencatat:

  • Single-core: 2.868 poin
  • Multi-core: 16.104 poin

Perbedaan ini menunjukkan bahwa performa CPU Steam Machine masih berada jauh di bawah beberapa chip generasi terbaru.

Perbandingan spesifikasi dari ASUS Vivobook S16 dengan sistem Valve Fremont

Meski benchmark sintetis tidak selalu mencerminkan performa gaming secara langsung, hasil tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan perangkat untuk menghadapi game-game modern dalam jangka panjang.

Spesifikasi Steam Machine yang Beredar

Berdasarkan informasi yang beredar sebelumnya, Valve Steam Machine diperkirakan akan menggunakan:

  • CPU AMD Zen 4 enam inti
  • GPU berbasis RDNA 3 Navi 33
  • VRAM 8 GB

Konfigurasi tersebut dinilai cukup baik untuk gaming kelas menengah. Namun, sebagian gamer menilai spesifikasi tersebut kurang kompetitif apabila perangkat dijual dengan harga premium saat peluncuran.

Performa GPU Diperkirakan Setara Radeon RX 7600

Hingga saat ini belum ada hasil benchmark GPU yang muncul di Geekbench. Meski demikian, sejumlah analis memperkirakan performa grafis Steam Machine akan berada di level AMD Radeon RX 7600.

Jika prediksi tersebut akurat, performanya diperkirakan sekitar 50% lebih cepat dibandingkan GPU terintegrasi yang terdapat pada Intel Core Ultra X7 358H.

Kemampuan GPU inilah yang kemungkinan akan menjadi nilai jual utama Steam Machine dibandingkan performa CPU-nya.

Valve Klaim Mampu Jalankan Game 4K 60 FPS

Meskipun hasil benchmark CPU memicu perdebatan, Valve disebut tetap menargetkan pengalaman gaming yang ambisius.

Perusahaan dikabarkan mengklaim Steam Machine mampu menjalankan:

  • Gaming 4K upscaled
  • Frame rate hingga 60 FPS
  • Ray tracing aktif
  • Dukungan AMD FidelityFX Super Resolution (FSR)

Jika klaim tersebut terbukti saat peluncuran nanti, Steam Machine masih berpotensi menjadi pilihan menarik bagi gamer yang menginginkan perangkat gaming berbasis ekosistem Steam.

Indikasi Peluncuran Semakin Dekat

Salah satu hal paling menarik dari kebocoran benchmark ini bukan hanya soal performa, melainkan fakta bahwa perangkat tersebut tampaknya sudah berada di tangan setidaknya satu pengulas hardware.

Hal ini sering kali menjadi indikasi bahwa proses pengujian media telah dimulai dan peluncuran resmi mungkin sudah semakin dekat.

Meski Valve belum mengumumkan tanggal rilis terbaru, kemunculan Steam Machine di Geekbench menjadi sinyal kuat bahwa perangkat tersebut tengah memasuki tahap akhir sebelum diperkenalkan ke publik.

Apakah Valve Steam Machine Masih Menarik?

Valve Steam Machine menghadapi tantangan besar di pasar gaming yang semakin kompetitif.

Di satu sisi, spesifikasi CPU yang bocor terlihat kurang mengesankan jika dibandingkan dengan prosesor generasi terbaru. Namun di sisi lain, performa GPU yang diprediksi setara Radeon RX 7600 masih menawarkan potensi gaming yang cukup menjanjikan.

Keberhasilan perangkat ini nantinya akan sangat bergantung pada dua faktor utama, yaitu harga jual dan performa gaming nyata saat digunakan memainkan game modern.

Sumber: RedditGeekbench@Olrak29_ on X