Sementara kamera ultra-wide terbaru tidak hanya digunakan untuk mengambil foto lanskap, tetapi juga mendukung pemotretan makro dengan tingkat detail yang lebih tinggi.

Samsung turut menyempurnakan teknologi Nightography, sehingga proses pengambilan foto maupun video dalam kondisi minim cahaya dapat menghasilkan gambar yang lebih terang dan tajam. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi kreator konten yang sering membuat materi visual pada malam hari atau di dalam ruangan dengan pencahayaan terbatas.

Tidak berhenti di situ, Samsung juga menyematkan kemampuan perekaman video 8K menggunakan codec APV terbaru. Bagi kreator profesional, fitur tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses editing, sementara dukungan Cine LUT memungkinkan pengguna memperoleh karakter warna bergaya sinematik langsung dari perangkat.
Performa Flagship untuk Berbagai Beban Kerja
Di balik bodinya yang tipis, Galaxy Z Fold8 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang memang dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan berat.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB, sehingga pengguna dapat menjalankan berbagai aplikasi produktivitas, software editing, hingga fitur AI secara bersamaan tanpa hambatan.

Samsung juga meningkatkan kapasitas baterai menjadi 5.000 mAh, memberikan daya tahan lebih lama untuk menunjang aktivitas sepanjang hari.

Selain kapasitas yang lebih besar, Galaxy Z Fold8 Ultra menghadirkan teknologi dual-path charging dengan dukungan 45W Fast Charging. Sistem ini dirancang agar distribusi daya menjadi lebih efisien sehingga proses pengisian berlangsung lebih cepat dan stabil.
Untuk menjaga performa tetap konsisten saat digunakan dalam waktu lama, Samsung memperluas area pendingin berbasis grafit sehingga pelepasan panas menjadi lebih optimal ketika perangkat menjalankan aplikasi berat maupun proses AI yang intensif.































