Perbedaannya terlihat pada konektivitas: kartu ini hanya memiliki 1x DisplayPort 2.1b, 1x DisplayPort 1.4b, serta 2x HDMI 2.1b. Alasan penggunaan DP 1.4b kemungkinan karena keterbatasan desain PCB yang kompak.

Meski ukurannya kecil, Gigabyte tetap membekali kartu ini dengan heatsink tembaga, plat kontak GPU berbahan tembaga, serta heatpipe untuk pendinginan efisien. Dua kipas kecilnya sudah dilumasi dengan graphene nano lubricant yang diklaim dapat memperpanjang umur kipas hingga 2,1 kali lebih lama. Kartu ini tetap menggunakan konektor daya 8-pin dan disertakan bracket low-profile dalam paketnya.

Kesimpulan Hardwareholic
Dengan menghadirkan tiga varian berbeda dari RTX 5050, Gigabyte menunjukkan fleksibilitasnya dalam menjawab kebutuhan pengguna, baik gamer berat, pengguna mainstream, hingga pemilik PC mungil. Apakah ini akan menjadi primadona baru di kelas menengah? Kita tunggu review dan benchmark resminya.