Hardwareholic – PT Indosat Tbk resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) terbaru yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Melalui forum tersebut, Indosat menegaskan komitmennya untuk mempercepat strategi AI North Star, sekaligus memperkuat fokus dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
Di tengah tekanan kondisi makroekonomi sepanjang 2025, Indosat tetap mampu menunjukkan kinerja yang tangguh. Hal ini didukung oleh disiplin eksekusi bisnis serta arah strategi yang jelas, sehingga perusahaan berhasil membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
President Director dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa setiap langkah transformasi perusahaan diarahkan untuk memberikan dampak nyata. Ia menyampaikan bahwa percepatan implementasi strategi AI menjadi fokus utama guna mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen. Langkah ini sejalan dengan semangat #LebihBaikIndosat dalam memberdayakan Indonesia.
Transformasi Menuju AI-Native Telco dan AI TechCo
Sebagai bagian dari strategi besar AI North Star, Indosat terus bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis AI (AI-native telco). Integrasi kecerdasan buatan dilakukan di seluruh lini operasional untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, meningkatkan produktivitas, serta mengoptimalkan efisiensi belanja modal.
Transformasi ini terbukti memperkuat keterlibatan pelanggan sekaligus membuka peluang pertumbuhan dua digit yang berkelanjutan.
Tidak berhenti di sana, Indosat juga memperluas perannya menjadi AI TechCo, dengan menjajaki peluang di sektor sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Dengan kapabilitas yang telah terbangun, perusahaan kini memasuki fase ekspansi untuk mendorong pertumbuhan eksponensial, baik di segmen konsumen maupun enterprise.
Kolaborasi Strategis dengan NVIDIA dan Peluncuran Sahabat-AI
Salah satu langkah penting dalam perjalanan transformasi ini adalah kolaborasi strategis dengan NVIDIA yang diumumkan dalam ajang NVIDIA GTC 2026.
Kemitraan ini memungkinkan Indosat memanfaatkan teknologi Accelerated Computing serta model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan solusi AI berkelas dunia yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kolaborasi tersebut juga menjadi fondasi pengembangan sovereign AI yang adaptif dan selaras dengan prioritas nasional.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Indosat meluncurkan Sahabat-AI, sebuah platform kolaboratif yang dirancang untuk memperluas akses terhadap kecerdasan buatan di Indonesia. Platform ini membuka peluang bagi individu, developer, pelaku usaha, hingga institusi untuk mengembangkan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, budaya, dan kebutuhan pasar lokal.
Pengembangan AI Grid untuk Akses Lebih Inklusif
Dalam upaya memastikan pemerataan akses teknologi, Indosat juga mengembangkan AI Grid terdistribusi yang memanfaatkan jaringan nasional dan infrastruktur pusat data perusahaan.
Pendekatan ini memungkinkan distribusi daya komputasi AI secara lebih luas, sehingga mempercepat adopsi teknologi di berbagai daerah, termasuk di luar kota besar. Dengan demikian, pelaku usaha, developer, dan komunitas di seluruh Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI.
Melalui strategi ini, Indosat semakin memantapkan posisinya sebagai AI Nation Shaper, yang berperan dalam memperkuat kapabilitas digital nasional sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru.
Perubahan Susunan Direksi dan Komisaris
RUPST juga menyetujui sejumlah perubahan dalam jajaran manajemen. Indosat mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi. Selain itu, Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan.
Ketiga direktur baru membawa pengalaman luas di bidang hukum, regulasi, telekomunikasi, dan transformasi digital. Kehadiran mereka diyakini akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi strategi secara lebih agile dan disiplin, termasuk dalam pengembangan solusi AI seperti anti-spam dan anti-scam.
Di sisi lain, perusahaan juga mengumumkan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza, disertai apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan mereka.
Pembagian Dividen Rp111 per Saham
Sebagai wujud komitmen terhadap pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp3,57 triliun, atau setara dengan Rp111 per saham. Dividen ini akan dibagikan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.
Keputusan ini mencerminkan kinerja keuangan yang solid sekaligus komitmen Indosat dalam memberikan nilai berkelanjutan kepada investor.































