Telah Tersedia, Laptop RTX 50 Series: Tipis, Ringan, Bertenaga AI

Didukung arsitektur NVIDIA Blackwell, lini laptop GeForce RTX 50 Series hadir sebagai pembawa perubahan besar dalam dunia gim dan kreasi digital. Ditenagai kemampuan AI canggih dan neural rendering yang revolusioner, seri laptop ini membuka pintu menuju pengalaman bermain yang lebih hidup dan mendalam—dengan visualisasi detail yang menyaingi kualitas sinematik dalam judul-judul gim terkini.

Lonjakan performa laptop RTX 50 Series terjadi berkat dukungan DLSS 4 dengan kemampuan Multi Frame Generation, yang memungkinkan proses pembuatan konten AI berjalan dalam kecepatan nyaris instan. Dukungan penuh dari ekosistem aplikasi NVIDIA Studio pun menjadikan laptop ini bukan sekadar alat kerja, melainkan kanvas digital bagi kreativitas tanpa batas. Dan semua itu hadir dalam balutan perangkat yang tipis, ringan, dan tahan lama—berkat kecanggihan Max-Q technologies yang mengoptimalkan setiap watt dan setiap inci desainnya.

Berikut daftar laptop RTX 50 Series yang sudah tersedia di pasar: 

  1. GeForce RTX 5090 Laptop GPU, ACER Predator Helios 16 AI
  2. GeForce RTX 5090 Laptop GPU, ASUS ROG Strix SCAR 18 
  3. GeForce RTX 5080 Laptop GPU, HP OMEN MAX 16
  4. GeForce RTX 5090 Laptop GPU, Lenovo Legion Pro 7
  5. GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU, MSI Vector 16 HX AI

Laptop GeForce RTX 50 Series tersedia di sejumlah partner lokal, seperti Agres ID, Bitracom, Blessing Computer Bali, ELS Computer, Expocomputer, dan Sinarmulia Sukses Makmur.

Blackwell Hadirkan AI ke Shaders dengan RTX Neural Shaders

Bersamaan dengan peluncuran GPU GeForce RTX 50 Series, NVIDIA memperkenalkan teknologi RTX Neural Shaders—inovasi yang mengintegrasikan jaringan AI kecil ke dalam programmable shaders, memungkinkan penerapan material, pencahayaan, dan efek visual berkualitas sinematik dalam gim secara real-time.

Proses rendering karakter dalam gim merupakan tantangan besar dalam grafis waktu nyata, karena mata manusia sangat sensitif terhadap kesalahan kecil pada tampilan wajah digital. RTX Neural Faces hadir sebagai solusi, dengan memanfaatkan data wajah raster dan pose 3D sederhana, lalu menggunakan AI generatif untuk menghasilkan wajah digital berkualitas tinggi dan stabil secara temporal, langsung saat gim berlangsung.

Teknologi ini juga dilengkapi dengan fitur ray-traced hair and skin, serta RTX Mega Geometry yang mampu menghadirkan hingga 100 kali lebih banyak ray-traced triangles dalam satu adegan. Kombinasi ini menghadirkan peningkatan besar dalam realisme karakter dan lingkungan gim.

“Microsoft antusias menjalin kemitraan dengan NVIDIA untuk mendorong lahirnya generasi baru pemrograman grafis, dengan menghadirkan dukungan industri secara luas terhadap teknologi neural shading. Dalam waktu dekat, DirectX akan mendukung fitur Cooperative Vectors, yang akan mengaktifkan potensi penuh Tensor Cores pada perangkat NVIDIA GeForce RTX, sehingga pengembang gim dapat memaksimalkan akselerasi neural shaders di platform Windows,” kata Bryan Langley, partner group program manager of Silicon, Media, and Graphics Microsoft.

Lebih dari 125 Judul Game dan Aplikasi DLSS 4 dengan Multi Frame Generation, Termasuk Mecha BREAK, Diablo IV, dan Masih Banyak Lagi

Hanya dalam waktu singkat, DLSS 4 telah diadopsi oleh lebih dari 125 game dan aplikasi. Pencapaian ini tercatat lebih cepat dua tahun dibandingkan adopsi DLSS 3, menjadikannya pengadopsian tercepat dalam sejarah teknologi terkait gaming di NVIDIA.

Peluncuran DLSS 4 menandai era baru dalam rendering grafis dengan hadirnya Multi Frame Generation—teknologi yang memanfaatkan AI untuk menciptakan hingga tiga frame tambahan dari satu frame konvensional. Bersinergi dengan ekosistem DLSS secara menyeluruh, teknologi ini mendorong peningkatan frame rate hingga delapan kali lipat dibanding rendering brute-force biasa. Bagi gamer yang mengandalkan GeForce RTX 50 Series, baik di desktop maupun laptop, dapat menikmati pengalaman bermain di resolusi visual tertinggi dengan performa luar biasa.

Pada pekan ini, DLSS 4 dengan Multi Frame Generation menunjukkan kekuatan penuhnya di berbagai judul game besar. Mulai dari Mecha BREAK, Diablo IV hingga Still Wakes the Deep semua mendapat suntikan performa yang melipatgandakan pengalaman bermain. Tak ketinggalan, NTE (Neverness to Everness) versi Beta Terbatas telah mengadopsi DLSS 4 dengan Multi Frame Generation mulai 3 Juli 2025.

NVIDIA juga akan merilis GeForce Game Ready Driver dengan peluncuran dukungan bagi Mecha BREAK, termasuk update terbaru untuk Diablo IV dan Monster Hunter Wilds.