Setelah pada halaman pertama kita melihat desain dan spesifikasi dari notebook Asus X505ZA ini, tak lengkap rasanya jika belum mencobanya pada beberapa software bencmark. Berikut adalah hasilnya.

CINEBENCH R15
Cinebench merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk menguji kemampuan prosesor dan kartu grafis dalam memproses sebuah obyek 3D atau rendering. hasil dari pengujian yang berbentuk skor mengindikasikan kemampuan prosesor dan kartu grafis. Semakin tinggi nilai skor maka semakin baik.

PCMark 8
PCMark 8 Home berisi skenario pengujian yang menggambarkan aktivitas umum pada sistem PC rumahan. Skenario pengujian terdiri atas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing dan Video Chat.
PCMark 8 Creative berisi skenario pengujian yang menggambarkan aktivitas tingkat lanjut yang memiliki beban lebih berat pada sistem PC rumahan. Skenario pengujian terdiri dari Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat.
PCMark 8 Work berisi skenario pengujian yang menggambarkan aktivitas umum pada sistem PC perkantoran. Skenario pengujian terdiri atas Web Browsing dan Writing.
PCMark 8 Storage berisi skenario pengujian dalam mengukur performa dari komponen penyimpanan (storage) seperti HDD, SSD dan Hybrid Drive (SSHD) pada sebuah sistem . pengujian performa storage ini berdasarkan pada proses data dari aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World Of Warcraft dan Battlefield.

GEEKBENCH 4
Geekbench merupakan benchmark yang digunakan untuk menguji performa prosesor berbasis single core maupun multi core dengan menggunakan skema aplikasi real-world pada umunya serta digunakan untuk menguji performa OpenCL dari grafis pada PC yang diuji.

Crystal Disk Mark
Crystal Disk Mark merupakan aplikasi pengujian dalam menentukan kecepatan baca dan tulis dalam komponen penyimpanan (storage) pada sebuah sistem PC seperti HDD, SSD dan Hybrid Drive (SSHD).

3DMark

Temperature
Penggunaan Ryzen 5 2500U yang merupakan seri APU low voltage pada VivoBook X505ZA masih memberikan performa terbaik meskipun TDP dari prosesor ini hanya 15 Watt. Ditambah, ASUS menggunakan sistem pendingin yang baik dan mampu menahan suhu prosesor dengan TDP 15 Watt. Penggunaan APU Ryzen pada notebook ini merupakan nilai tambah tersendiri karena memudahkan vendor merancang sistem pendingin notebook yang simpel.

Battery Test

Setting: Windows Power Option – Balanced |Windows Brightness – 1/10 | Speaker Volume – 20% |Airplane Mode – On

Prosesor Ryzen 5 2500U yang terdapat dalam VivoBook X505ZA mampu bertahan 4 jam saat pengujian Video Playback meskipun hanya bermodalkan baterai 3 Cell 42 Whrs yang tertanam didalamnya. TDP 15 Watt yang di-rating oleh AMD menunjukkan bahwa prosesor ini hemat daya. Untuk pengisian yang memakan waktu 3 jam terlihat wajar mengingat adaptor notebook ini tidak mengadopsi fast charge seperti seri VivoBook high-end.

Kesimpulan
VivoBook X505ZA yang baru diperkenalkan di Indonesia ini merupakan salah satu notebook bertenaga APU Ryzen yang dikenal memiliki performa luar biasa dari pendahulunya. ASUS merancang notebook ini dengan sangat baik dilihat build quality dan sistem pendingin yang mampu menahan suhu dari APU Ryzen yang tertanam didalamnya.APU Ryzen yang menjadi dapur pacu dari VivoBook X505ZA mampu menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa multi-thread. Grafis Radeon Vega 8 yang terdapat di dalamnya mampu menjalankan game dengan detail terbaik. Kombinasi yang terdapat pada notebook ini dirasa cukup baik meskipun hanya mengandalkan RAM Single Channel.

Pengunaan NanoEdge pada bezel layar membuat ukuran layar yang dimiliki notebook ini terlihat cukup besar dan luas meskipun ukuran notebook ini sama seperti notebook 14 inci lainnya. Meskipun tanpa DVD writer yang biasanya terdapat pada notebook sejenis, namun adanya port USB type-C dirasa cukup berguna untuk menghubungkan perangkat gadget yang menggunakan USB Type-C.

Bobot dari notebook ini dirasa cukup ringan mengingat ketebalan yang hanya 2 cm saja sehingga memudahkan pengguna untuk proses mobilitas saat notebook ini digunakan.

Dengan harga dan spesifikasi yang dimiliki VivoBook X505ZA tidak heran bila notebook ini ditujukan untuk kalangan pelajar atau mahasiswa yang membutuhkan notebook yang ringan dan memiliki performa tinggi dengan harga yang terjangkau.

Kelebihan

(+) APU Ryzen + IGP Radeon Vega 8

(+) layar 15 Inci pada notebook 14 Inci

(+) baterai yang cukup tahan lama dan adapter yang kecil dan ringan

(+) ketersediaan port USB Type-C

(+) bobot cukup ringan untuk laptop 14 inci

Kekurangan

(-) masih menggunakan HDD sebagai storage utama

(-) Opsi RAM hanya Single Channel

 

review : overclockingid