Bencmark


Untuk spesifikasi yang ditawarkan oleh V15 ini bisa dibilang cukup kencang dibandingkan smartphone kelas menengah lainnya. Chipset yang digunakan V15 yaitu Mediatek Helio P70. Mengusung litografi 12 nm CPU 8 core ARM Cortex dengan GPU Mali G72-MP3. dibandingkan dengan Helio P60, Helio P70 ini telah ditingkatkan performanya. performa CPU ditingkatkan hingga 2.1 GHz dan performa GPU hingga 900 MHz.
RAM 6 GB dengan internal 64 GB merupakan storage yang digunakan pada V15 yang diulas kali ini. seperti V11, Ukuran RAM 6 GB terbilang masih cukup untuk smartphone kelas menengah saat ini yang bisa dipastikan dapat menunjang kinerja dari smartphone ini.
Sedangkan internal storage dengan kapasitas 64 GB mungkin bisa dibilang cukup untuk smartphone kelas menengah. jika merasa kapasitas penyimpanan dari smartphone ini terasa kurang, terdapat pula dukungan memori MicroSD dengan kapasitas sampai 256 GB dengan slot terdedikasi.
Untuk pengujian performa dari V15 akan menggunakan aplikasi benchmark seperti Antutu, Geekbench, 3DMark, PCMark dan GFXBench. Antutu merupakan aplikasi benchmark yang paling sering digunakan sebagai tolok ukur performa sebuah perangkat berbasis Android. AnTuTu memiliki beberapa pengujian performa dari perangkat berbasis Android berdasarkan empat poin pengujian yaitu Graphics, CPU, UX (user experience) dan RAM. AnTuTu yang digunakan dalam pengujian kali ini menggunakan AnTuTu 7.1.

Geekbench merupakan benchmark lintas platform yang mengukur kinerja CPU dan GPU sebuah perangkat smartphone, tablet dan PC. Aplikasi ini menggunakan beberapa algoritma komputasi yang umumnya digunakan pada scenario real world sehingga dapat menganalisa kemampuan CPU saat melakukan proses single core maupun multi core dan juga GPU. Geekbench yang digunakan untuk pengujian kali ini yaitu Geekbench 4.

3DMark merupakan benchmark yang ditujukan untuk menguji performa dari system perangkat berbasis Android dalam melakukan pemrosesan berdasarkan grafis. Semakin tinggi nilainya semakin baik performa perangkat tersebut. Pengujian yang dijalankan yaitu Sling Shot.


PCMark merupakan aplikasi benchmark untuk menguji perangkat Android lewat pengujian yang berdasarkan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan pengguna. Nilai yag dihasilkan mencerminkan performa dari perangkat Android yang sebenarnya. Tes yang dijalankan adalah Work dan Work 2.0.


GFXBench merupakan tool benchmark yang digunakan untuk menguji kemampuan render dari SoC smartphone. Pengujian dilakukan dengan render test dan hasilnya dinilai berdasarkan poin dan fps yang dihasilkan. semakin tinggi poin dan fps yang dihasilkan, semakin baik performa dari SoC tersebut.
Dari semua pengujian diatas terlihat jelas bahwa seharusnya V15 akan mampu menjalankan aplikasi harian maupun aplikasi berbasis grafis 3D salah satunya bermain game dengan detail HD.































