Hardwareholic – SHAREit Group (“SHAREit” atau “Perusahaan”), sebuah perusahaan teknologi terkemuka di dunia, baru-baru ini meluncurkan Moss AI, aplikasi chatbot bertenaga kecerdasan buatan pertama dari perusahaan tersebut. Dikembangkan menggunakan kemampuan GPT-3.5 yang kuat untuk memberikan pengalaman percakapan layaknya manusia dengan memproses input bahasa alami dan menghasilkan respons yang relevan. Aplikasi Moss AI dapat memberikan saran konsultasi yang akurat dan berguna bagi pengguna di berbagai bidang, termasuk rekomendasi yang di-personalisasi, konseling karier, penulisan dokumen, dan masih banyak lagi.
Moss AI milik SHAREit, yang kini tersedia untuk diunduh di Google Play, menggunakan GPT-3.5, sebuah model bahasa besar (LLM) yang dilatih dengan jutaan data dari internet untuk memberi daya pada aplikasi kecerdasan buatan (AI) demi mampu menghasilkan teks, serta juga menggunakan ChatGPT, yang merupakan chatbot AI hasil pengembangan OpenAI yang menggunakan model bahasa GPT untuk berinteraksi dengan manusia melalui percakapan.

Calvin Kantono, Product Manager dari SHAREit, mengatakan: “Tsunami AI yang dipicu oleh ChatGPT baru-baru ini telah melanda dunia dan menjadi salah satu topik terpanas di dunia teknologi. Raksasa internet global juga telah mengumumkan peningkatan fokus pada sektor AI, dan kompetisi tentangnya telah dimulai lagi dengan sungguh-sungguh dan akan mendominasi tren perkembangan industri di masa mendatang. SHAREit telah lama berkomitmen pada penelitian dan pengembangan teknologi AI berbasiskan internet. Kami juga sedang mengerjakan produk AIGC terkait dengan harapan mampu memperkaya kehidupan digital masyarakat di pasar negara berkembang melalui teknologi internet yang canggih.”






























