“Performa laptop dengan seri RTX 50 naik hingga dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya,” ungkap Jeffery Yen, Director Technical Marketing NVIDIA Asia Pacific, yang hadir langsung di lokasi.
Kami juga ngobrol bareng John Gillooly, Technical Product Marketing Manager untuk Asia Pacific South, yang menegaskan bahwa laptop berbasis RTX 50 sekarang bisa dengan mudah menjalankan model AI lokal—mulai dari LLM sampai image generation.

DLSS 4: Frame Rate Ngebut, Gambar Tetap Tajam
Selain GPU baru, NVIDIA juga membanggakan teknologi DLSS 4 yang punya fitur andalan bernama Multi Frame Generation. Singkatnya, teknologi ini bisa menyisipkan hingga 3 frame tambahan buat setiap frame yang dirender secara konvensional. Artinya? Frame rate bisa naik sampai 8x lebih tinggi tanpa bikin kualitas gambar turun.


DLSS 4 juga mencetak rekor sebagai teknologi dengan adopsi tercepat di sejarah NVIDIA. Sudah diimplementasikan di lebih dari 100 game dan aplikasi—dalam waktu super singkat sejak diumumkan!
Beberapa game keren yang udah support DLSS 4:
- Black Myth: Wukong
- EXFIL
- No More Room in Hell 2
- SQUAD, lengkap dengan dukungan Neural Radiance Cache


Laptop Baru + Local AI = Masa Depan Ada di Tangan Kita
Yang bikin showcase ini makin seru adalah parade laptop terbaru dari berbagai brand, yang semuanya sudah dibekali RTX 50 Series. Bukan cuma tampil gahar, laptop-laptop ini juga menunjukkan performa luar biasa halus, grafis cakep maksimal, dan… bisa menjalankan LLM langsung dari lokal device!
Laptop generasi baru ini jadi bukti nyata bahwa AI dan komputasi kreatif nggak lagi butuh server besar—cukup satu laptop, dan kamu bisa ngedit video dengan bantuan AI, bikin gambar ala MidJourney, sampai ngeladenin chatbot LLM sekelas GPT langsung dari genggaman.
Kesimpulan: NVIDIA Bukan Cuma Luncurkan GPU, Mereka Tunjukin Masa Depan
Kehadiran kami di acara ini membuka mata bahwa NVIDIA nggak cuma rilis produk baru—mereka menunjukkan visi masa depan. Dunia game, kreativitas, hingga produktivitas akan berubah drastis dengan kehadiran GPU RTX 50 Series, DLSS 4, dan teknologi AI lainnya.
Buat para gamer, kreator, dan tech enthusiast—ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah lompatan besar menuju era di mana kreativitas bertemu performa super, digerakkan oleh AI.
Kita udah lihat masa depannya, dan kami bisa bilang: the future looks insanely good.








































