Vivobook Go 2026 ditenagai pilihan prosesor hemat daya, seperti AMD Ryzen seri 7020 atau Intel Pentium pada model tertentu. Prosesor tersebut dipadukan dengan RAM hingga LPDDR5 untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari membuka dokumen, mengikuti kelas online, menjalankan aplikasi perkantoran, hingga melakukan multitasking ringan.
Dari sisi mobilitas, Vivobook Go memiliki ketebalan sekitar 1,79 sentimeter dan bobot sekitar 1,38 kilogram. Dimensi tersebut membuatnya mudah dimasukkan ke dalam tas dan nyaman dibawa ketika pengguna harus berpindah dari rumah ke kampus, perpustakaan, kafe, atau tempat kerja.
Laptop ini juga telah mengantongi sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H. Pengujian tersebut mencakup guncangan, getaran, perubahan suhu, serta kondisi lingkungan tertentu, sehingga perangkat lebih siap menghadapi penggunaan sehari-hari dengan mobilitas tinggi.
Untuk kebutuhan visual, Vivobook Go menggunakan layar beresolusi Full HD. Beberapa varian juga menawarkan opsi layar OLED yang menghasilkan warna lebih kaya, kontras tinggi, dan pengalaman menonton yang lebih imersif.
Fitur pendukung lainnya meliputi sistem pendingin efisien, sensor sidik jari pada model tertentu, penutup fisik webcam atau privacy shield, serta engsel yang dapat dibuka hingga 180 derajat. Kombinasi tersebut menjadikan Vivobook Go sebagai perangkat praktis untuk belajar, bekerja, dan menikmati hiburan.
Vivobook 14, Desain Stylish, Performa tinggi dengan dukungan AI

Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, Vivobook 14 hadir sebagai laptop ringkas dengan kemampuan komputasi modern. Laptop yang tersedia dalam dua pilihan model Vivobook 14 (A1404) yang menghadirkan performa terbaik di kelasnya hingga Vivobook 14 (A1407) yang hadir dengan prosesor terkini, mulai dari Intel Core Ultra Series, AMD Ryzen AI 300 Series hingga Snapdragon X yang milik dukungan NPU hingga 50 TOPS.
Dengan kemampuan pemrosesan AI hingga 50 TOPS pada model tertentu, NPU dapat membantu mempercepat berbagai fitur kecerdasan buatan. Teknologi ini mendukung Windows Studio Effects, AI Noise Cancellation, penyuntingan konten, hingga berbagai aplikasi kreatif yang memanfaatkan AI.
Vivobook 14 juga dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Bobotnya berada di kisaran 1,40 hingga 1,49 kilogram, dengan ketebalan sekitar 1,79 sentimeter. Bodi berbahan metal pada model tertentu memberikan kesan lebih premium sekaligus tetap nyaman dibawa bepergian.
Pengalaman visualnya didukung opsi layar hingga beresolusi WUXGA (1920 x 1200 px) dengan rasio 16:10. Rasio layar yang lebih luas memberikan ruang kerja tambahan ketika pengguna membuka dokumen, mengolah data, melakukan editing, atau menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Untuk meningkatkan produktivitas, Vivobook 14 dilengkapi tombol khusus Copilot yang memberikan akses lebih cepat ke fitur AI di Windows. Laptop ini juga menawarkan webcam inframerah untuk login melalui Windows Hello, teknologi peredam suara berbasis AI, serta baterai tahan lama untuk mendukung penggunaan sepanjang hari.
Performa AI untuk Belajar dan Berkarya
ASUS mencatat penguasaan 42 persen pasar laptop Copilot+ PC di Indonesia. Lini Vivobook terbaru ditenagai prosesor terkini dari AMD, Intel, dan Qualcomm, serta Neural Processing Unit atau NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS.
NPU merupakan mesin khusus untuk memproses fitur kecerdasan buatan secara efisien. Teknologi ini mendukung Windows Studio Effects saat kelas online, membantu menjaga fokus kamera dan meredam suara bising. Pengguna juga dapat menjalankan editing video, efek AI, serta pembuatan konsep visual melalui CapCut dan ASUS MuseTree dengan lebih cepat.































