AI Diproses Secara Lokal
Salah satu aspek yang cukup menarik adalah pendekatan CyboPal terhadap pemrosesan AI.
Perusahaan menyatakan bahwa core intelligence pada ONE diproses secara lokal. Tujuannya adalah menjaga respons tetap cepat sekaligus meningkatkan privasi karena pemrosesan utama tidak selalu bergantung pada server cloud.

Namun, bukan berarti seluruh fungsi dapat berjalan tanpa koneksi internet.
CyboPal menjelaskan bahwa fungsi seperti tracking, gesture, preset, dan mode switching dapat digunakan secara offline. Sementara fitur voice-to-text dan pembaruan perangkat lunak melalui OTA membutuhkan koneksi internet.
Menggunakan Monitor 27 Inci 4K 160 Hz
Dari sisi display, CyboPal ONE menggunakan panel berukuran 27 inci dengan resolusi 3840 × 2160 piksel dan refresh rate hingga 160 Hz.
Selain layar utama, terdapat pula Pauli companion display berukuran 3,5 inci yang menjadi bagian dari perangkat.
Kombinasi resolusi 4K dan refresh rate 160 Hz membuat ONE tidak hanya ditujukan untuk pekerjaan produktivitas. Spesifikasi tersebut juga cukup menarik untuk penggunaan multimedia dan gaming, walaupun kemampuan gaming secara keseluruhan tetap akan sangat bergantung pada komputer yang terhubung ke perangkat.
Yang perlu diperhatikan, layar pada ONE tidak dapat diganti dengan monitor lain. CyboPal mengatakan layar tersebut dirancang khusus dan terintegrasi permanen dengan lengan robotik agar sistem tetap seimbang, aman, serta terkalibrasi.
Tidak Menggantikan PC yang Sudah Dimiliki
CyboPal ONE bukan perangkat yang ditujukan untuk menggantikan desktop atau laptop.
Perangkat ini mendukung Windows, macOS, dan Linux, dengan koneksi ke komputer melalui USB-C atau HDMI. Dengan demikian, pengguna tetap menggunakan hardware komputer yang sudah dimiliki, sementara ONE bertindak sebagai terminal interaktif sekaligus display robotik.
Pendekatan tersebut cukup menarik karena pengguna tidak perlu membangun sistem komputer baru hanya untuk menggunakan teknologi CyboPal.
Untuk pengguna PC enthusiast, konsep ini bahkan dapat menjadi semacam smart robotic monitor yang ditempatkan di atas workstation yang sudah ada.
Dari Prototipe hingga Produksi
Menurut perjalanan pengembangan yang dipublikasikan CyboPal, konsep ONE berawal dari pertanyaan sederhana: bagaimana jika layar komputer dapat bergerak mendekati pengguna?
Pengembangan kemudian berlanjut ke prototipe robotik 6-DOF. Setelah itu, CyboPal mengembangkan sistem dengan jangkauan 700 mm serta kemampuan navigasi di lingkungan meja kerja nyata.
Perusahaan juga menyebut telah membawa konsep tersebut ke CES, sebelum akhirnya mengembangkan versi 27 inci 4K yang lebih ramping dan diklaim memiliki tingkat kebisingan rendah.
Kini CyboPal memasuki tahap menuju Kickstarter dan membuka reservasi untuk calon pengguna awal.
Harga Mulai US$1.499
Berdasarkan informasi terbaru di halaman reservasi CyboPal, pengguna dapat membayar deposit US$30 yang disebut dapat dikembalikan sepenuhnya untuk mengunci harga Super Early Bird sebesar US$1.499.
CyboPal menyebut harga tersebut turun dari MSRP US$2.499. Deposit US$30 nantinya diperhitungkan sebagai bagian dari pembayaran dan sisa pembayaran dilakukan melalui Kickstarter. Perusahaan juga mencantumkan gratis pengiriman ke wilayah yang didukung serta pajak dan bea masuk termasuk dalam penawaran tersebut.
CyboPal ONE dijadwalkan masuk Kickstarter pada September 2026, sementara pengiriman global ditargetkan dapat dimulai paling cepat pada akhir 2026. Karena produk masih berada pada tahap peluncuran awal, jadwal produksi dan pengiriman tetap dapat berubah.
Menarik, tetapi Masih Harus Dibuktikan di Dunia Nyata
CyboPal ONE menawarkan pendekatan yang cukup berbeda dibandingkan monitor konvensional. Perangkat ini tidak hanya berusaha membuat layar menjadi lebih pintar, tetapi juga membuat layar secara fisik dapat berinteraksi dengan pengguna dan lingkungan di sekitarnya.
Kombinasi layar 27 inci 4K 160 Hz, lengan robotik 6-DOF, sensor, kamera, gesture control, voice control, serta pemrosesan AI lokal membuatnya terlihat seperti perpaduan antara monitor, robot desktop, dan terminal AI.
Namun, karena ONE merupakan produk hardware baru yang sedang menuju Kickstarter, beberapa hal penting seperti ketahanan mekanisme robotik dalam penggunaan jangka panjang, tingkat kebisingan sebenarnya, akurasi tracking di lingkungan meja yang kompleks, kompatibilitas software, serta pengalaman penggunaan sehari-hari baru benar-benar dapat dinilai setelah produk tersedia secara luas.
Jika CyboPal mampu menerjemahkan konsep tersebut menjadi produk yang stabil dan responsif, ONE berpotensi menjadi salah satu bentuk baru workstation PC di era AI—bukan dengan membuat komputer semakin besar, tetapi dengan membuat layar komputer mampu bergerak dan berinteraksi dengan penggunanya.
sumber : cybopal































